"Kita lihat dinamika politik yang berkembang. PDIP mampu mengusung sendiri, kita lihat dinamika," kata Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PDIP DKI Jakarta, Gembong Warsono saat dihubungi, Minggu (31/7/2016) malam.
Baca Juga: PAN: Risma dan Sandiaga Bisa Jadi Penantang Tangguh untuk Ahok
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mudah-mudahan PDIP, PKS, Gerindra, PAN, dan PKB bisa kita ajak koalisi besar. Kenapa tidak? Semangatnya adalah mencari sosok terbaik untuk rakyat Jakarta," ucapnya.
Baca Juga: PPP Hampir Pasti Koalisi dengan PDIP Jika Calonkan Risma di Pilgub DKI
Pengurus PDIP DKI mengagendakan pertemuan dengan pengurus PKB DKI pada Selasa (2/8) besok. Selain itu, hari ini PDIP akan kedatangan tamu dari Hanura.
"Hanura partai yang sudah menyatakan sikap mendukung Ahok tapi Hanura mau bersilaturahim. Kami sebagai insan yang bermasyarakat, kami sambut dengan baik," ujar Gembong.
Baca Juga: Gerindra DKI Inginkan Djarot atau Risma Jadi Cagub, Sandiaga Uno Cawagub
Sebelumnya, ada skenario yang diusulkan Gerindra DKI yakni menggandeng PDIP dan menyandingkan Sandiaga dengan Djarot Saiful Hidayat atau Tri Rismaharini (Risma). Sandiaga bisa saja tak menjadi calon gubernur bila Gerindra berkoalisi dengan PDIP, melainkan cukup menjadi calon wakil gubernur.
"Kalau dengan PDIP maka kita mengajukan DKI 2. Bila tanpa PDIP maka kita mengajukan DKI 1 bersama mitra koalisi ikut mendorong," kata Ketua Tim Penjaringan Cagub DKI Gerindra, Syarif, kepada detikcom, Sabtu (30/7/2016).
Selain itu, sinyal koalisi juga datang dari PAN dan PPP. PPP menyatakan hampir pasti berkoalisi dengan PDIP apabila Risma yang diusung. (imk/imk)











































