"Iya tadi sempat kita semua demo, bahkan beberapa penumpang dari 3 penerbangan tujuan Bengkulu, Surabaya dan Banjarmasin, kami turun ke landasan," ujar Bobby salah satu penumpang lion air saat dihubungi detikcom, Minggu (31/7/2016) pukul 23.45.
Menurut Bobby pihak manajemen Lion Air baru bisa ditemui setelah mereka semua berdemo dan mau bermediasi. Akhirnya para penumpang mendapat kompensasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami yang batal terbang malam ini, minta besok terbang paling pagi, karena kami ada pekerjaan jadi engga bisa kita terbang kalau siang," pungkas Bobby.
Penumpang Lion Air yang delay di Bandara Soekarno Hatta (Foto: Rahadian/pembaca detikcom) |
Sebelumnya, selain di Bandara Soekarno-Hatta, penundaan penerbangan Lion Air juga terjadi di Bandara Achmad Yani, Semarang. Salah satu calon penumpang JT 515 Semarang-Jakarta, Dista lalu mendapat kompensasi berupa nasi boks, uang Rp 300 ribu dan kamar hotel. Penundaan penerbangan juga sempat terjadi di Bandara Adi Soemarmo, Solo untuk penerbangan JT 553.
detikcom sudah menghubungi pihak Lion Air, namun belum ada jawaban soal delay di beberapa lokasi ini. Public Relation Manager Lion Air Andy M Saladin, Direktur Operasional Lion Air Daniel Putut dan Direktur Umum Lion Air Grup Edward Sirait tidak menjawab panggilan telepon.
Kabiro Informasi dan Komunikasi Publik Kemenhub Hemi Pamuraharjo belum membalas pesan singkat dari detikcom soal penyebab delay massal ini. Begitu pula dengan Corporate Secretary PT Angkasa Pura II Agus Haryadi. (adf/imk)












































Penumpang Lion Air yang delay di Bandara Soekarno Hatta (Foto: Rahadian/pembaca detikcom)