"Jadi bukan pasti ya, karena kepastian hanya milik Allah. Tapi hampir pasti kami berkoalisi dengan PDIP jika PDIP calonkan Risma," kata Arsul saat berbincang, Minggu (31/7/2016).
Arsul menegaskan partainya tak akan mendeklarasikan calon gubernur karena kepemilikan kursi tak mencukupi. Menurut Arsul, mendukung Risma adalah suara dari konstituen PPP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia kemudian memberikan catatan bahwa PPP tak akan merapat ke PDIP bila mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Untuk saat ini partai yang sudah mendeklarasikan diri tak dukung Ahok baru Gerindra. Partai besutan Prabowo Subianto itu menunjuk Sandiaga Uno.
"Bukan berarti kita berpisah sama Gerindra, kan bisa saja Bu Risma dengan Sandi nanti atau Djarot dengan Sandi. Bisa saja kita dukung," sebut Arsul.
Sementara untuk internal PPP sendiri, Arsul menyebut ada mantan pimpinan KPK Taufiequrrahman Ruki yang kemungkinan diajukan. Tetapi PPP terus membuka komunikasi dalam membangun koalisi. (bag/miq)











































