Suhardi menemui Ketum PBNU. Foto: Istimewa/dok. BNPT |
Pertama pada Kamis, 28 Juli 2016 Suhardi dan rombongan menyambangi Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj. Pertemuan itu berlangsung di Kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat yang juga dihadiri jajaran pengurus organisasi tersebut.
Suhardi Alius dan Ketum PP Muhammadiyah berbincang bersama. Foto: Istimewa/dok. BNPT |
Kemudian Suhardi bertamu ke Kantor PP Muhammadiyah. Di sana dia ditemui oleh Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nasir dan jajarannya, termasuk Busyro Muqqoddas.
Haedar Nasir dan Busyro merespons positif pertemuan ini. Foto: Istimewa/dok. BNPT |
Selanjutnya pada Jumat malam, 30 juli 2016 giliran Syafii Maarif yang ditemui oleh Suhardi di kediamannya di Yogyakarta. Ketiga pertemuan itu dinilai positif oleh Suhardi dalam rangka mengantisipasi gerakan terorisme.
"Hasil pertemuannya dari ketiga figur itu sangat mendukung langkah-langkah BNPT yang akan diimplementasikan untuk mensinergikan semua kementerian terkait dengan diperkuat para ulama di semua sasaran yang akan diprogramkan," kata Suhardi kepada detikcom, Minggu (31/7/2016).
Suhardi juga akan melibatkan pimpinan-pimpinan spiritual lain dari lintas agama dalam upaya menghapuskan terorisme. Masyarakat Indonesia sangat majemuk, sehingga langkah komprehensif perlu dilakukan untuk menangkal paham radikal.
Suhardi sowan ke kediaman Buya Syafii. Foto: Istimewa/dok BNPT |
Haedar Nasir dan Busyro merespons positif pertemuan ini. Sementara itu Buya Syafii juga menyarankan agar ada integrasi antar kementerian dan lembaga dalam rangka menanggulangi terorisme.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto bersama setelah pertemuan di kediaman Buya Dyafii. Foto: Istimewa/dok BNPT |












































Suhardi menemui Ketum PBNU. Foto: Istimewa/dok. BNPT
Suhardi Alius dan Ketum PP Muhammadiyah berbincang bersama. Foto: Istimewa/dok. BNPT
Haedar Nasir dan Busyro merespons positif pertemuan ini. Foto: Istimewa/dok. BNPT
Suhardi sowan ke kediaman Buya Syafii. Foto: Istimewa/dok BNPT
Foto bersama setelah pertemuan di kediaman Buya Dyafii. Foto: Istimewa/dok BNPT