Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, hadir dalam rangka tuan rumah. Sedangkan Dedi, tentu saja, sebagai pucuk pimpinan Partai Golkar Jabar.
Foto: Istimewa |
Emil dan Dedi sama-sama digadang sebagai calon kuat pengganti Ahmad Heryawan atau Aher. Gerindra misalnya, terang-terangan mereka mendukung Emil maju Pilgub Jabar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan Dedi panen dukungan dari beberapa pihak. Dalam sebuah kesempatan di DPP Golkar, Gubernur DKI Basuki Tjajaja Purnama atau Ahok mengharapkan Dedi jadi Gubernur Jabar.
"Teman saya nih. Ini kita harapkan Kang Dedi juga jadi Gubernur Jabar nanti," kata Ahok dalam Musda DPD Golkar DKI di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (19/6/2016) lalu.
Dukungan ke Dedi juga muncul dari PAN. Saat melakukan Safari Kebangsaan, Kamis (5/5/2016), Ketum PAN Zulkifli Hasan mengatakan Dedi cocok memimpin Jabar.
"Ini cocok Bupati kita (Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi) ini pimpin Jabar. Pak Bupati sama Desy cocok kayanya," celetuk Zulkifli yang langsung disambut tawa dan tepuk tangan di Gedung Bale Citra Resmi Purwakarta.
Di arena Musda Partai Golkar Kota Bandung hari ini, Emil dan Dedi sama-sama slow. Emil menilai visi Dedi sama dengan visinya. Hanya beda di gaya kepemimpinan.
Baca: Di Musda Golkar, ini Komentar Ridwan Kamil soal Dedi Mulyadi dan Pilgub Jabar
Foto: Istimewa |
Di sisi lain, Dedi enggan bicara soal Pilgub Jabar. Bagi dia, terlalu dini untuk menyatakan siap maju atau tidak. "Hormati Pak Aher, biar selesai kegiatannya dulu," kata Bupati Purwakarta ini.
Baca: Dedi Mulyadi soal Pilgub Jabar: Tak Usah Dibicarakan Sekarang, Hormati Pak Aher
Siapa yang nantinya memimpin Jabar?
Foto: Istimewa |












































Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa