"Ya dia bilang assalamualaikum, minta maaf ke tahanan lain," jelas Kalapas Batu Nusakambangan, Abdul Aris, Jumat (29/7/2016) pukul 02.45 WIB.
Freddy tak bisa menyalami tahanan lain. Tapi di balik pengawalan ketat polisi, gembong narkoba ini terus berucap salam dan maaf.
"Wajahnya tidak ditutup, dia pakai gamis putih, peci putih, dan celana putih. Tangannya diborgol," jelas Abdul.
Melangkah keluar dari Lapas Batu, di pintu gerbang, Freddy berucap cukup keras salam dan takbir.
"Dia bilang Allahu Akbar, dia sudah siap," tegas Abdul menirukan Freddy.
Setelah itu, Freddy di bawah tanggung jawab tim eksekutor. Bersama tiga tahanan lain dia dieksekusi di lapangan tembak Limus Buntu.
(dra/dra)











































