Nusakambangan Sudah Dikosongkan, Steril dari Warga dan Keluarga Terpidana

Jelang Eksekusi Mati

Nusakambangan Sudah Dikosongkan, Steril dari Warga dan Keluarga Terpidana

Arbi Anugrah - detikNews
Kamis, 28 Jul 2016 17:41 WIB
Nusakambangan Sudah Dikosongkan, Steril dari Warga dan Keluarga Terpidana
Sejumlah mobil polisi masuk ke Nusakambangan, Rabu 27 Juli 2016 (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)
Cilacap - Pelaksanaan eksekusi mati tinggal menghitung jam. Seluruh wilayah di sekitar Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, sejak pukul 14.00 WIB sudah steril dari aktivitas masyarakat serta seluruh pengunjung yang tak berkepentingan, termasuk keluarga terpidana mati.

"Sudah tidak ada (pengunjung). Batas waktu terakhir jam 14.00 WIB sudah dikosongkan. Berarti masuk, nanti sudah steril. Sudah keluar semua, sudah kosong. Batasnya sampai jam 14.00 WIB, semua yang ada di sana," kata Kepala Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Cilacap, Jawa Tengah, AKBP Edi Santosa, Kamis (28/7/2016).



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Edi enggan membeberkan 14 terpidana akan menghadapi regu tembak dalam eksekusi tahap ketiga ini. Termasuk soal waktu pelaksanaan eksekusi mati. Namun, Edi mengatakan seluruh terpidana mati saat ini dalam kondisi pasrah dan baik untuk menghadapi malam nanti.

"Semua yang ada di sana, mereka sudah kuat lah. Untuk menghadapi situasi yang ada untuk nanti malam. Ya mungkin ada satu dua yang.., tapi semuanya ya sudah kuat semua," jelasnya.

Lebih lanjut Edi membenarkan, ada salah satu terpidana mati yang meminta didoakan oleh anak yatim yang sempat terlihat menyeberang ke Pulau Nusakambangan pada Kamis pagi. Seluruh anak yang berjumlah 20 anak putra putri ini juga sudah keluar dari Nusakambangan.

Siang ini, di Dermaga Wijaya Pura sempat ada unjuk rasa sekelompok orang yang menolak eksekusi mati. Mereka diamankan polisi karena tidak mempunyai izin demo di sekitar dermaga Wijaya Pura.

Polisi mengamankan pendemo (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)
(arb/try)


Berita Terkait