"Untuk Pak Arcandra, Bapak di ESDM kita akan banyak kerja karena saya tahu luar dalam ESDM masalah cost recovery siluman. Di sana kita bisa dobrak dan lapor Presiden. Saya tidak ingin banyak kemunafikan dalam hidup ini, Bapak Ibu semua kita negara sangat tidak efisien," urai Luhut dalam sambutan di Kemenko Maritim, Gedung BPPT, Jakarta, Kamis (28/7/2016). Acara ini dihadiri oleh para menteri di bawah koordinasi Menko Kemaritiman.
Menurut dia, jajaran Kemenko Maritim mesti efisien dalam bekerja. Yang utama keteladanan dan leadership.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Luhut dalam pidatonya juga menyinggung kerja Menteri Susi yang dinilainya memiliki niat baik membawa Indonesia untuk lebih bagus.
"Sebelum jadi menteri, di Istana Presiden dia cerita illegal fishing dan bagaimana nangani. Dia bilang mungkin Bapak juga ikut bekingi itu. Saya itu tidak mungkin, saya ini kaya. Itu kenangan pertama kali saya dengan Ibu Susi. Berbeda itu tidak mesti bermusuhan, berbeda itu bisa juga rona hidup, tapi sepanjang berbeda itu untuk hasilkan yang lebih baik, itu saya kira yang penting," tutup dia.
(edo/dra)










































