Salam Hormat Perpisahan Luhut Pandjaitan di Kemenko Polhukam

Salam Hormat Perpisahan Luhut Pandjaitan di Kemenko Polhukam

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Rabu, 27 Jul 2016 23:24 WIB
Salam Hormat Perpisahan Luhut Pandjaitan di Kemenko Polhukam
Luhut Pandjaitan di kantor Kemenko Polhukam, Rabu (27/7/2016). Foto: Edward Febriyatri Kusuma/detikcom
Jakarta - Perpisahan tentu meninggalkan kesedihan bagi siapa pun, tak terkecuali Luhut Pandjaitan yang berganti jabatan menjadi Menko Kemaritiman. Diskusi, canda dan perdebatan akan jadi kenangan ketika Luhut berada di Kemenko Polhukam.

Usai melakukan pertemuan bersama Wiranto, Rabu (27/7/2016) malam, Luhut yang mengenakan kemeja putih bertemu wartawan yang biasa bertugas di kantornya.

"Loh ini kok pada lesehan? Ya sudah kalau gitu saya juga duduk di bawah deh," ujar Luhut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepada wartawan, Luhut mengaku sebelumnya tidak mendapat kabar dirinya bakal ikut digeser dalam perombakan kabinet. Namun Luhut mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla dalam reshuffle jilid II.

"Tapi saya pikir jujur ya dari 9 menteri baru bagus-bagus. Saya kebetulan kenal mereka, market punya respons bagus. Jadi pilihan Pak Jokowi caturnya bagus," imbuhnya.

Luhut mengatakan, Selasa (26/7) pada pukul 21.00 WIB, Presiden Jokowi memanggil dirinya ke Istana Negara. Saat itu Jokowi memberitahu kondisi yang dialami pemerintah saat ini.

"Presiden memanggil beri tahu keadaan begini ya artinya apa? Ada konstelasi politik perombakan kabinet, Hanura ada dua dikeluarin atau diganti terus kemudian harus satu masuk. Ya terus pilihannya saya jadi cocok untuk meneruskan Menko Maritim karena di sini (Kemenko Polhukam) sudah relatif lebih baik ya sudah," imbuhnya.

Atas penjelasan itu, Luhut mengaku memahami keputusan presiden. Sebagai prajurit dirinya siap menghadapi segala tugas yang diberikan.

"Ya saya jawabnya, sebagai tentara siap laksanakan, sebagai prajurit siap laksanakan nggak ada saya jawab lain. Ya saya bilang saya loyal pada keputusan atasan saya, nggak ada saya komentar apapun," kata Luhut.

Menurut Luhut, pemerintah kini tengah fokus perbaikan di sektor ekonomi. Sementara sektor keamanan politik, hukum dan HAM telah lebih stabil.

"Ya. Sekarang stabilitas poltik kemanan sudah relatif bagus .Inteljen sudah bagus ada Pak Tito di situ. Paling tidak rating bilang politik, keamanan baik, ya mungkin presiden berpikir tadi kamu tanya soal ekonomi, sama soal keamanan mungkin Beliau lihat karena ngerti ekonomi dikit ya ditaruh di situ. Jadi bisa bantu percepat dukung Ibu Sri Mulyani atau tim ekonomi lainnya. Mungkin begitu, ya saya berpikir begitu saja," paparnya.

Dengan posisi baru, Luhut berjanji akan bekerja optimal sesuai instruksi Presiden Jokowi.

"Kalau ditaruh bekerja saya pikir harus bisa berikan sumbangan konstruktif kepada organisasi itu, itu saya punya prinsip," imbuhnya.

Perbincangan malam itu ditutup dengan tetes air mata para staf dan deputi di Menko Polhukam. Sebagai hadiah perpisahan Luhut mengajak wartawan dan pegawainya untuk foto bersama.

"Untuk kalian semua yang di sini sukses selalu," tutup Luhut sambil memberikan hormat. (edo/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads