Pantauan detikcom, kedua kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut datang bersama sekitar pukul 19.15 WIB. Marwan mengenakan batik hijau, sedangkan Eko mengenakan kemeja putih berbalut jas hitam. Acara tersebut juga dihadiri oleh pejabat eselon I dan II Kemendes PDTT.
Dalam sambutannya Marwan menceritakan bagaimana kedekatannya dengan Eko. Bahkan menurut Marwan, mereka berdua hampir setiap malam selalu bertemu. Dirinya berpesan kepada Eko untuk meneruskan pondasi yang sudah dibangunnya selama 21 bulan terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sontak saja perkataan Marwan tersebut disambut gelak tawa oleh pejabat yang hadir dalam acara tersebut.
"Jadi apa yang sudah saya letakan pondasi di kementerian ini, ini kementerian baru, bisa diteruskan. Yang baik diteruskan yang tidak baik silahkan di evaluasi lagi. Saya minta semua jajaran untuk mendukung sepenuhnya Pak Eko," lanjutnya.
Di akhir sambutannya, Marwan secara pribadi maupun keluarga meminta maaf bila ada kesalahan selama menjadi menteri. Dirinya juga meminta seluruh pejabat dan pegawai di Kemendes untuk kembali menyatukan visi kedepan bersama Mendes yang baru, Eko Putro Sandjojo.
"Saya atas nama pribadi dan keluarga bila dalam interaksi ada kekurangan dan kesalahan saya mohon maaf. Pada intinya saya dan Eko saudara. Satu visi tinggal bagaimana menterjemahkan visi yang sudah dibangun untuk memajukan desa di Indonesia," tutup Marwan.
Setelah bersalaman dengan pejabat eselon I yang hadir dalam acara sertijab tersebut, Marwan langsung meninggalkan gedung Kemendes dan PDTT. (rni/rni)











































