DetikNews
Rabu 27 Juli 2016, 19:32 WIB

Komplotan Perampok Emas 5 Kg di Manggarai Dibekuk Polisi

Mei Amelia R - detikNews
Komplotan Perampok Emas 5 Kg di Manggarai Dibekuk Polisi Foto: Komplotan perampok emas 5 Kg di Jl Bukit Duri dibekuk polisi (Mei Amelia/detikcom)
Jakarta - Komplotan perampok emas 5 Kg di Jl Bukit Duri, Manggarai, Jakarta Selatan, dibekuk tim Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Para pelaku menodongkan senjata api kepada korban sebelum merampas emas korban.

Aksi perampokan itu dilakukan oleh 4 pelaku di depan Pasar Raya Manggarai, Jl Bukit Duri, Manggarai, Jaksel pada 28 Juni 2016 sekitar pukul 18.45 WIB.

"Para pelaku membuntuti korban terlebih dahulu. Kemudian saat situasi aman, para pelaku memepet mobil korban dan menodongkan senjata api," jelas Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (27/7/2016).

Foto: Jumpa pers kasus perampok emas 5 Kg (Mei Amelia/detikcom)

Saat itu, keempat pelaku yang berboncengan 2 motor, membuntuti korban bernama James yang baru keluar dari Pasar Raya Manggarai. Para pelaku kemudian memepet mobil korban.

"Mereka memukul kaca mobil sehingga korban menghentikan kendaraannya," imbuh Hendy.

Foto: Komplotan perampok emas 5 Kg di Jl Bukit Duri dibekuk polisi (Mei Amelia/detikcom)

Salah satu pelaku turun dari atas motor dan menghampiri mobil korban dan langsung menodongkan senjata api ke sopir korban. Sementara salah satu pelaku lainnya masuk ke dalam mobil dan mengambil tas korban yang berisi perhiasan emas 5,2 Kg dan handphone korban.

"Mereka juga mengambil 4 lembar Bilyet Giro (BG) dan 3 unit handphone korban," cetusnya.

Saat perampokan berlangsung, salah satu pelaku yang berada di belakang mobil korban berpura-pura mengatur lalu lintas, sementara satu lainnya menunggu di atas motor. Setelah dua rekannya berhasil mengambil barang korban, para pelaku selanjutnya melarikan diri.

Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti menjelaskan, para pelaku tergolong masih pemula.

"Kelompok pelaku ini mereka pemain baru. Untuk TKP lainnya sementara belum ada," ujar Krishna.

Keempat yakni AM (36), TS (25), NNA (25) dan SP (DPO) yang saat itu memegang senjata api. Selain itu, polisi juga menangkap 3 pelaku yang berperan sebagai penadah yakni BP (35), MT (27) dan DPG (25).

Para pelaku ditangkap pada tanggal 20-22 Juli 2016 di beberapa lokasi di Jakarta Pusat dan di Jakarta Timur. Barang bukti yang disita dari para pelaku yakni 10 unit telepon genggam, 4 lembar BG, 3 buah jam tangan, 5 unit motor, 1 buah bukti tabungan BriTama, uang tunai Rp 85 juga dan sejumlah perhiasan emas dari penadah.


(mei/hri)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed