"Hani terlalu panik ya menurut saya. Dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan sampai saya minta dia untuk telepon keluarganya, karena saya tanya Jessica dia tidak tahu sama sekali," ujar Devi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakpus, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2016).
Devi menuturkan saat itu Hani kemudian terlihat sibuk menelepon suami Mirna sambil terus memegangi Mirna yang tengah kejang-kejang.
"Hani bilang tahu nomor suaminya, dia sibuk telepon suaminya beberapa kali enggak diangkat apa gimana. Dia sambil pegang handphone sambil pegang Mirna, dia panik," tutur Devi.
Devi menjelaskan, saat itu Mirna dalam keadaan mulutnya mengeluarkan busa, matanya terbuka, dan posisi duduknya bersandar. Mirna juga tampak kesulitan bernafas.
"Sedangkan si Jessica apa peranan dia setelah itu?" tanya hakim Binsar Gultom.
"Dia diam saja. Enggak ngapa-ngapain. Dia yang punya teman tapi kita yang sibuk kita yang malah lebih panik daripada dia," jawab Devi. (rna/mad)











































