"Hasil rapat yang dilakukan Hari Minggu (24/70 kemarin, kita sudah bisa mengambil langkah-langkah untuk pengerahan pasukan untuk mewujudkan suatu kelancaran keamanan, kita mengerahkan anggota sekitar 1.450-an," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Liliek Darmanto saat dihubungi detikcom, Selasa (26/7/2016) malam.
Liliek menambahkan, 1.450 personel itu terdiri dari berbagai fungsi seperti Brimob, Inter, Serse, Polisi Air, TNI dan lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lilek juga mengaku tidak mengetahui soal berapa napi dan kapan waktu eksekusi dilakukan. "Kapan waktunya dan berapa (napi) itu kewenangan Kejaksaan Agung," urainya.
Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar sebelumnya menyampaikan persiapan tim sudah lebih baik, eksekusi tinggal menunggu aba-aba dari Jaksa Agung selaku eksekutor. Mereka yang terlibat dalam eksekusi juga tidak bisa dibeberkan identitasnya dengan alasan keamanan.
"Alangkah baiknya tidak disebutkan demi keamanan mereka juga tim lapangan tim eksekusi sesuai berpegang jadwal bapak Kejagung kita siap mengamankan pelaksanaan sampai dengan selesai dilaksanakan eksekusi dan penyerahan jenazah kepada pihak keluarga," kata Boy di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (26/7/2016).
Sejumlah nama terpidana mati kasus narkoba telah dimasukan ke dalam sel isolasi di Lapas Nusakambangan. Kejagung sendiri belum merilis nama maupun waktu pelaksanaan dieksekusi. Namun dipastikan pelaksanaan eksekusi mati jilid III, akan dilakukan dalam waktu dekat ini. (Hbb/dra)











































