Sofyan Djalil dan Luhut Panjaitan, Bertahan di Kabinet Lewat Rotasi

Reshuffle Kabinet Jilid II

Sofyan Djalil dan Luhut Panjaitan, Bertahan di Kabinet Lewat Rotasi

Rachmadin Ismail - detikNews
Rabu, 27 Jul 2016 09:55 WIB
Sofyan Djalil dan Luhut Panjaitan, Bertahan di Kabinet Lewat Rotasi
Luhut (kiri) dan Sofyan Djalil (kanan) Foto: Pool
Jakarta - Ada dua nama yang selalu muncul dalam dua kali reshuffle kabinet, yakni Luhut Binsar Panjaitan dan Sofyan Djalil. Namun keduanya bukan dicopot, melainkan tetap bertahan di kabinet lewat rotasi.

Luhut awalnya menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Dia duduk menempati posisi tersebut sejak 31 Desember 2014, berselang beberapa bulan kemudian setelah Kabinet Kerja terbentuk pada bulan Oktober 2014.

Pada reshuffle pertama pada bulan September 2015, posisi Luhut kemudian digeser oleh Teten Masduki. Teten yang datang dari kalangan aktivis antikorupsi tersebut mulai menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan pada 2 September 2015. Luhut tak dicopot, namun digeser menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak itu, Luhut menjadi sosok yang cukup penting di kabinet. Dia aktif dalam urusan-urusan keamanan, mulai dari kasus bom di Thamrin, penyelamatan sandera WNI di Filipina, sampai penumpasan kelompok teroris Santoso di Poso. Dalam urusan politik, Luhut juga aktif memainkan peran dalam menuntaskan konflik Partai Golkar sampai PPP. Bahkan dia terjun langsung dalam acara rakernas Partai Golkar di Bali.

Kini, nama Luhut diisukan kembali muncul dalam reshuffle jilid II yang akan diumumkan siang ini oleh Presiden Jokowi. Namun, lagi-lagi dia dirotasi, bukan dicopot. Kabarnya, Luhut akan digeser menjadi Menteri Koordinator Kemaritiman menggantikan Rizal Ramli. Bila ini benar, maka ini adalah jabatan ketiga Luhut yang dipegang selama dua tahun di kabinet.

Selain Luhut, ada nama Sofyan Djalil yang bertahan di kabinet lewat rotasi. Pria berumur 62 tahun tersebut awalnya diangkat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian di kabinet kerja. Pada reshuffle pertama di bulan September 2015, Sofyan kemudian digeser menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menggantikan Andrinof Chaniago. Posisi Sofyan sebagai Menko Perekonomian kemudian diisi oleh Darmin Nasution.

Kini, Sofyan diisukan kembali digeser. Dia disebut-sebut akan menjabat sebagai Menteri Agraria menggantikan Ferry Mursyidan Baldan. Bila kabar ini benar, maka Sofyan akan menduduki jabatan pos menteri untuk ketiga kalinya di era Jokowi atau kelima kali sepanjang kariernya. Di era Susilo Bambang Yudhoyono, Sofyan pernah jadi Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara, dan Menteri Komunikasi dan Informatika.

Rencananya, pengumuman resmi soal pergantian menteri dan pergeserannya akan diumumkan pada pukul 11.00 WIB siang ini.

(mad/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads