Nestle Diancam Bom
Karyawan di Arcadia Dievakuasi
Kamis, 24 Mar 2005 11:45 WIB
Jakarta - Penyisiran di kompleks perkantoran Arcadia Hijau di Jl TB Simatupang Kav 88, Jaksel, masih berlangsung hingga kini menyusul ancaman bom pada petinggi PT Nestle Indonesia. Bahkan semua karyawan yang mengantor di Arcadia dievakuasi.Evakuasi dilakukan pukul 11.20 WIB, Kamis (14/3/2005). Kompleks perkantoran Arcadia terdiri dari lima tower yaitu A, B, C, D dan E. Nah, karyawan tenant yang bekerja di lima tower itu semuanya diminta turun ke luar gedung. Bunyi alarm gedung pun dibunyikan. Suara nguing-nguing keras terdengar membahana.Saat ini ratusan karyawan tampak tersebar di seantero halaman. Mereka berdiri dan duduk bergerombol, sibuk membicarakan ancaman bom yang terjadi.Banyak di antara mereka yang tak tahu bahwa gedung tempatnya bekerja jadi korban ancaman bom. Petugas keamanan setempat juga banyak yang tak tahu menahu soal ancaman itu."Memang ada ancaman, tapi kita tidak tahu ancaman itu dari mana. Dan ini belum jelas. Kalau ini sudah dibilang ancaman A1, itu masih jauh sekali.Kita masih saling tanya, info ini dari mana datangnya," kata seorang petinggi petugas keamanan.Dia minta diberi waktu satu jam untuk mengetahui detail tentang ancaman itu. Meski demikian pasukan penjinak bom dan polisi dari Polsek Pasar Minggu telah dikerahkan.Sekadar diketahui, banyak orang asing yang berkantor di Arcadia Hijau. Beberapa exptratriat memutuskan meninggalkan gedung begitu ada teror itu.Saat ini semua akses keluar masuk Arcadia Hijau ditutup. Tidak ada kendaraan yang masuk dan keluar. Yang ingin masuk ke dalam tower juga dilarang. Sedangkan penyisiran masih berlangsung. Mobil polisi hilir mudik di dalam areal kompleks gedung pencakar langit yang luas itu.Sebelumnya diberitakan bahwa ancaman bom itu diterima oleh salah seorang petinggi PT Nestle Indonesia, salah satu penyewa gedung di Arcadia Hijau. Dan ancaman bom di Arcadia bukan kali ini saja terjadi.
(nrl/)











































