DetikNews
Selasa 26 Juli 2016, 08:57 WIB

Arca Semar Era Prasejarah Ditemukan di Situs Pelabuhan Ratu

Herianto Batubara - detikNews
Arca Semar Era Prasejarah Ditemukan di Situs Pelabuhan Ratu Foto: istimewa
Jakarta - Arca berbentuk semar ditemukan di Situs Pelabuhan Ratu, Sukabumi Jawa Barat. Arca itu memiliki bagian kepala seperti berjambul, badan melebar, dan jika dilihat dari belakang memiliki pantat yang besar. Sehingga secara keseluruhan ukurannya dari atas ke bawah semakin lebar. Seperti tokoh Semar yang perwujudannya dikenal seperti sekarang ini.

"Situs ini berada di Gunung Tangkil dan berupa punden berundak dari kebudayaan megalitik. Lokasi yang oleh masyarakat setempat sering disebut Petilasan Nyi Roro Kidul dan Petilasan Bung Karno ini hanya berjarak sekitar 200 meter dari pantai Laut Selatan," jelas arkeolog UI Ali Akbar, Selasa (26/7/2016).

Menurut Ali, dirinya mendapat informasi dari Kepala Dinas Kepariwisataan, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Sukabumi Akhmad Riyadi. Ali juga kemudian menengok lokasi bersama Akhmad yang sudah lebih dahulu melakukan pengamanan pada benda-benda kepurbakalaan.

"Berdasarkan penelitian terhadap arca-arca tersebut dapat disampaikan beberapa hal yang menarik. Selain arca batu, juga ditemukan figur orang dari tanah liat, dan juga gelas berbahan logam. Tampaknya situs prasejarah ini terus digunakan sampai periode yang lebih muda," urai dia.

Sedang arca Semar, lanjut Ali, arca seperti ini sebenarnya cukup sering ditemukan di situs-situs di Jawa Barat dan Banten. Para peneliti biasanya mengidentifikasi arca seperti ini dengan istilah Arca Tipe Polinesia. Istilah ini mengingat bentuk arca serupa juga ditemukan di kepulauan di timur Indonesia tersebut.

"Penyebutan istilah Arca Tipe Polinesia tampaknya perlu disesuaikan lagi. Pertama karena periode prasejarah Polinesia lebih muda dibandingkan prasejarah Indonesia. Kedua karena beberapa penelitian justru menunjukkan arah penyebaran kebudayaan dari Indonesia ke Melanesia, Micronesia, dan Polinesia di kepulauan Pasifik. Ketiga karena arca di Situs Pelabuhan Ratu kali ini sangat mirip dengan bentuk Semar yang kita kenal sekarang," urai Ali.

"Meskipun cerita wayang umumnya adaptasi kisah Mahabarata dan Ramayana dari India, namun diduga kuat tokoh Semar merupakan tokoh asli Indonesia. Kendati demikian, asal asulnya masih tanda tanya. Kini tampaknya perlahan sudah mulai jelas," tutur Ali yang juga Ketua Masyarakat Arkeologi Indonesia ini.
(dra/dra)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed