Pengamat: Megawati Calon Ketua Umum PDIP Terkuat
Kamis, 24 Mar 2005 11:18 WIB
Jakarta - Kongres PDIP yang akan berlangsung pada 28 Maret sampai 2 April diperkirakan akan mengukuhkan kembali Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP. Pasalnya, massa PDIP adalah massa tradisional yang sangat kental. Selama ini massa PDIP selalu mengkaitkan dengan PNI, sama dengan Bung Karno dan sama dengan Megawati. "Dengan demikian sangat sulit bagi lawan-lawan Megawati untuk bersaing. Nega masih calon ketua umum terkuat," kata pengamat politik Unair Daniel Sparingga kepada wartawan di Gedung JMC Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kami (24/3/3005).Lebih lanjut, Daniel mengatakan bahwa peluang pesaing Mega untuk menang dalam pemilihan ketua umum PDIP sangat kecil. "Faktor tradisional yang mengidentikkan PDIP sama dengan PNI sama dengan Bung Karno dan sama dengan Mega membuat mereka yang akan bersaing dengan Mega akan sulit," katanya.Sebenarnya, kata Daniel, permasalahan dari PDIP bukan untuk mengganti kepemimpinan Megawati, tetapi bagaimana PDIP dapat menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang yang ada. "Terutama bagaimana kepemimpinan Megawati dapat menjawab perubahan yang ada," katanya.Jadi PDIP harus melakukan reorientasi dan reposisi tentang masalah ideologinya. Karena ideologi nasionalisme yang diusung PDIP harus didefinisikan kembali dengan menyesuaikan diri dengan ekonomi global. Selain itu, lanjut Daniel, efek bola salju perubahan parpol sebagai akibat dari pemilu 2004 tidak dapat dihindarkan. PDIP yang suaranya hilang sangat besar seharusnya bisa menjadikan momentum kekalahan tersebut untuk dapat melihat ke dalam.
(jon/)











































