Menurut Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, tidak ada WNI yang tewas akibat ledakan tersebut. Hal itu langsung diinformasikan oleh kepolisian kota Ansbach kepada KJRI Frankfrut.
"Konjen kita di Frankfrut sudah terima laporan dan mengatakan bahwa terjadi bom bunuh diribyang dilakukan di kota Ansbach negara bagian Bavaria. Sesuai informasi yang diperoleh dari Polisi Ansbach, hingga saat ini tak ada informasi WNI jadi korban," kata Retno di Ruang 28, National Convention Center, Vientiane, Laos, Senin (25/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal maraknya bom di beberapa negara Eropa, Indonesia lanjut Retno tidak berniat mengeluarkan travel warning. Hanya saja Kementerian Luar Negeri selalu mengeluarkan travel advice kepada WNI yang hendak pergi ke negara pasca terjadi bom.
"Kan sudah ada SOP kapan kita mengeluarkan dan sebagainya. Sesuai dengan situasi yang terjadi saat itu. Jadi kalau dilihat dari press rilis yang dikeluarkan oleh Kemlu kalau memang diperlukan pasti akan dikeluarkan kalimat travel advice," ucap Retno. (yds/dra)











































