Bukan hanya Indonesia, warga Malaysia pun pernah mengalami hal yang sama. Terkait hal itu Mahathir mengatakan seharusnya tidak perlu pemerintah memberikan uang kepada penyandera. Dia mengatakan cara itu malah membuat peristiwa penyanderaan berkelanjutan.
"Sebab itu Malaysia sering kali mengumpulkan uang untuk diberikan ke Abu Sayyaf, justru itu Abu sayyaf meluruskan penculikan," ujar Mahathir saat konferensi pers usai mengisi orasi ilmiah di Balai Kartini, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Senin (25/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebaliknya kalo uang itu untuk memperkuat lagi pertahanan kita, peralatan kita canggih. saya pikir abu Sayyaf tidak dapat menculik siapa-siapa," lanjutnya.
Saat ini 10 WNI dari dua insiden penyanderaan yang berbeda masih dalam penguasaan kelompok Abu Sayyaf. Pemerintah Indonesia sudah berkoordinasi dengan pihak Filipina untuk membuka sejumlah opsi pembebasan, salah satunya operasi militer. (fjp/fjp)











































