AS: Teroris Rencanakan Serangan Teror Berantai di Filipina
Kamis, 24 Mar 2005 11:06 WIB
Jakarta - Kelompok-kelompok terkait al Qaeda dan sayap radikal gerakan pemberontakan terbesar di Filipina tengah berencana untuk melancarkan serangan "multipel" di negeri itu.Demikian diingatkan pemerintah Amerika Serikat seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (24/3/2005). Peringatan itu dikeluarkan oleh Departemen Luar Negeri (Deplu) AS. Deplu mengimbau seluruh warga Amerika untuk "mempertimbangkan dengan cermat risiko bepergian ke Filipina."Dalam travel warning itu disebutkan: "Kelompok-kelompok teroris, termasuk Jemaah Islamiyah dan Abu Sayyaf, serta elemen radikal Moro Islamic Liberation Front sedang merencanakan serangan berantai di seluruh Filipina."Sebelumnya, militer Filipina mengumumkan bahwa pihaknya telah menggagalkan plot Abu Sayyaf untuk mengebom "target-target lunak" di Manila pada bulan ini. Lebih dari 10 ribu polisi telah dikerahkan di seluruh ibukota Manila, khususnya di terminal-terminal bus dan pelabuhan.Deplu menyatakan bahwa baru-baru ini aksi pengeboman mengalami peningkatan di Manila, wilayah Mindanao di Filipina selatan, dan daerah lain dimana kelompok-kelompok teroris aktif. "Para pengunjung hendaknya waspada karena pengamanan telah ditingkatkan di fasilitas-fasilitas resmi AS, para teroris bisa saja mencari target-target yang lebih lunak," demikian Deplu AS.
(ita/)











































