Pengacara Rohadi Beberkan Cerita Tawar-menawar Vonis Saipul Jamil

Pengacara Rohadi Beberkan Cerita Tawar-menawar Vonis Saipul Jamil

Dhani Irawan - detikNews
Senin, 25 Jul 2016 11:55 WIB
Pengacara Rohadi Beberkan Cerita Tawar-menawar Vonis Saipul Jamil
Pengacara Berthanatalia (hasan/detikcom)
Jakarta - Pengacara Rohadi, Tonin Tachta Singarimbun, membeberkan cerita di balik suap dari pengacara Saipul Jamil ke kliennya yang merupakan panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut). Dia menyebut bahwa salah satu pengacara Saipul, Berthanatalia Ruruk Kariman, 'memaksa' Rohadi untuk mengatur besaran hukuman untuk Saipul.

Tonin menyebut Bertha beberapa kali tanya ke Rohadi tentang susunan majelis hakim yang akan mengadili perkara pencabulan Saipul Jamil. Menurut Tonin, Rohadi hanya ceplas-ceplos mengetahui padahal sebenarnya tidak mengatur.

"Nama hakim sudah ada ini, ini Bu sudah saya atur, sudah ada. Rp 50 juta ini diserahkan 3 hari kemudian. Setelah itu Bertha bilang tolong diatur setahun atau berapa tahun. Pak Rohadi bilang susah. Itu belum bicara angka," kata Tonin di KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (25/7/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun pada akhirnya, Tonin mengatakan bahwa Rohadi mau 'mengurus' perkara tersebut meskipun 'dipaksa' Bertha. Setelah itu pembicaraan tentang commitment fee dilakukan.

"Habis itu enggak tahu angka 300 atau 400, 500, 700 sebelum putus sudah jelas tujuh tahun. Pak Rohadi bilang 'bu saya enggak sanggup'. Dijawab Bertha 'ya tolonglah'. Lalu Pak Rohadi jawab 'ya kalau sanggup juga bu paling tiga tahun'. Karena hitungan dia dua per tiga dari tujuh itu kan sekitar tiga sampai empat. Tapi kan kalau dibilang empat enggak menarik, oke tiga," sebut Tonin.

Kemudian Tonin mengatakan bahwa Bertha meminta besaran vonis Saipul Jamil sebesar 3 tahun dengan fee Rp 200 juta. Namun Rohadi menolaknya dengan alasan terlalu kecil.

"Karena sebenarnya kan Pak Rohadi enggak mau. Karena dia enggak urus itu. Dipaksain, ya sudah deal. Itu hari Senin atau hari apalah, hari Rabu habis magrib Pak Rohadi ditelepon, 'terimakasih Pak Rohadi. sudah menang,' dia kaget, dia enggak ikutin. 'Perkara ini kan yang tahu bukan saya', setelah itu baru dikejarnya mana uangnya. Dikejarnya lah hari Kamis pagi, kata ibu itu nanti di gereja saya. Setelah itu Pak Rohadi ada beli tiket. Ya sudah di tempat pembelian tiket saja di Sunter, setelah itu bergeser lagi belum datang juga, ya sudah di belakang Untag. Ketemunya sebentar. Serahkan langsung 250," ucap Tonin.

Namun demikian, Tonin mengatakan bahwa uang tersebut tidak jelas untuk urusan apa. Yang jelas, Tonin menyebut bahwa uang itu didapatkan dari Bertha. Mengenai nama pengacara lainnya dan juga kakak Saipul, Samsul Hidayatullah, Tonin mengaku tidak tahu.

"Para hakim sudah diperiksa enggak ada semua. Jadi masih relevan kira-kira? Kan enggak," kata Tonin.

Bertha merupakan pengacara senior. Suaminya adalah hakim tinggi pada Pengadilan Tinggi (PT) Bandung yang juga memiliki sertifikat mengadili perkara korupsi. Suami Bertha pernah bertugas di PN Jakut dan menjadi atasan Rohadi. Kedua anak Bertha juga berprofesi sebagai hakim. (dha/asp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads