Reshuffle Makin Dekat, PKB Yakin Menterinya Tak Dikurangi Jokowi

Reshuffle Makin Dekat, PKB Yakin Menterinya Tak Dikurangi Jokowi

M Iqbal - detikNews
Senin, 25 Jul 2016 10:40 WIB
Reshuffle Makin Dekat, PKB Yakin Menterinya Tak Dikurangi Jokowi
Maman Imanul Haq (Foto: Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang para menterinya pergi ke luar kota pada pekan ini. Meski dengan alasan ada rapat kabinet paripurna, larangan ini memunculkan spekulasi menguatnya sinyal reshuffle Kabinet Kerja.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa Maman Imanulhaq sebagai salah satu pengusung Jokowi-Kalla tak bisa memastikan bahwa akan ada reshuffle dalam waktu dekat ini. Namun dia yakin kalaupun ada reshuffle, paling hanya reposisi. Dia juga optimistis kader PKB di kabinet tak akan ada yang dicopot.

"Menurut saya kalau pun ada pergantian, paling reposisi dan PKB yakin keputusan Presiden memberikan yang terbaik untuk PKB, tidak ada pengurangan kursi," kata Maman kepada detikcom, Senin (25/7/2016).

Meski begitu, Maman mengatakan bahwa dua tahun pemerintahan Jokowi-JK sudah menunjukan kinerja yang baik dan solid, maka tidak perlu ada reshuffle. Justru mendorong agar kabinet kerja lebih giat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak perlu ada reshuffle, saatnya kita mendorong para menteri tetap bekerja lebih giat lagi agar apa yang dicanangkan Presiden tercapai," ujarnya.

Soal masuknya Golkar dan PAN dalam barisan pendukung pemerintah yang dispekulasikan dapat kursi menteri, Maman meyakini kedua partai itu tidak melulu menginginkan kursi menteri atas duukungan ke pemerintah.

"Kalau saya mengacu pendapat Sekjen Golkar Pak Idrus Marham begitu juga teman-teman PAN, tidak harus selalu sisi menteri. Mereka punya keahlian di bidang tertentu yang bisa membantu Presiden Jokowi," terang Maman.

"Kita hormati PAN dan Golkar, tapi bukan harus punya kursi di kabinet," imbuh anggota DPR RI itu.

Soal kinerja menteri-menteri PKB, Maman mengklaim selama ini sudah sangat baik. Yaitu Menteri Desa Marwan Jafar, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dakhiri, Menpora Imam Nachrowi, dan Mendikti M Nasir.

"(Reshuffle) itu hak Presiden, kami tekankan pad menteri-menteri kami terus bekerja," kata Maman. (bal/erd)


Berita Terkait