Ketua DPR: Dasar Reshuffle Kabinet yang Terpenting Kinerja Menteri

Ketua DPR: Dasar Reshuffle Kabinet yang Terpenting Kinerja Menteri

Indah Mutiara Kami - detikNews
Senin, 25 Jul 2016 09:57 WIB
Ketua DPR: Dasar Reshuffle Kabinet yang Terpenting Kinerja Menteri
Ade Komarudin (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Kabar-kabar reshuffle kabinet semakin menguat dalam beberapa waktu belakangan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta mengutamakan kinerja menteri bila melakukan perombakan.

"Basic-nya yang paling penting kinerja. Yang bisa menilai, yang paling mengerti kan presiden dan wapresnya," kata Ketua DPR Ade Komarudin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (25/7/2016).

Itulah mengapa reshuffle kabinet adalah hak prerogatif presiden. Pendapat semua pihak soal perombakan kabinet menjadi masukan, namun presiden memiliki pertimbangan yang paling tepat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nah makanya kalau dalam konstitusi kita, urusan reshuffle hak prerogatif presiden. Yang paling paham kinerja para menterinya ya presiden," ujar politikus Golkar ini.

"Yang lain boleh memberi pendapat tapi saya kira pendapatnya tidak akan lebih baik dari pandangan presiden. Presiden yang paling paham," sambung pria yang akrab disapa Akom.

Sebelumnya, Juru Bicara Presiden Johan Budi SP mengatakan, evaluasi memang terus menerus dilakukan oleh Presiden Jokowi. Hal itu adalah lumrah dilakukan oleh seorang Presiden.

"Evaluasi dilakukan terus menerus. Bahwa ada yang ditanya, kemudian perkembangan pekerjaan yang bersangkutan, adalah hal yang biasa," kata Johan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/7).

Johan juga mengatakan, salah satu tolak ukur perombakan kabinet adalah evaluasi. "Tolok ukur reshuffle atau tidak ya evaluasi kinerja. Tapi perlu dipahami evaluasi tidak hanya satu titik waktu tertentu," katanya.

(imk/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads