"Ya tugas kita ini tuh bekerja ya siang malam, siang, malam, pagi, itu tugas kita. Kemudian yang menilai masyarakat," ucap Presiden Jokowi usai menghadiri acara silaturahmi relawan Jokowi di Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta, Minggu (25/7/2016).
Presiden Jokowi mengatakan dirinya bersama Kabinet Kerja hanya fokus untuk bekerja, penilaian diserahkan kepada masyarakat. Meski begitu, Jokowi juga mengakui pemerintah ini masih banyak kekurangannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara internal Jokowi menegaskan bahwa dirinya sebagai Presiden tetap melakukan evaluasi atas kinerja menteri-menteri di bawah. Evaluasi itu dilakukan berkelanjutan.
"Evaluasi dilakukan tiap hari, tiap minggu, tiap bulan," tegas Jokowi.
Sebelumnya, rilis survei SMRC mengungkap bahwa kinerja pemerintahan Jokowi dianggap memuaskan oleh mayoritas masyarakat sebesar 67 persen, sebesar 30 persen mengaku kurang atau tidak puas.
Survei SMRC itu digelar pada 22-28 Juni 2016 di 34 provinsi yang diambil dengan metode wawancara tatap muka terhadap 1.027 responden yang mempunyai hak pilih. Metode survei multistage random dengan margin of error rata-rata 3,1% dengan tingkat kepercayaan 95%.
Secara spesifik untuk kinerja Jokowi yang paling mengalami kemajuan adalah pembangunan infrastruktur (71 persen) dan pelayanan kesehatan yang terjangkau (61 persen) yang semakin baik di banding tahun lalu.
"Meskipun yang menilai semakin baik lebih banyak jumlahnya dibanding yang menilai 'semakin buruk', lebih banyak warga yang menilai kinerja pemerintah Jokowi tidak ada perubahan dalam meningkatkan pemerataan kesejahteraan dan dalam menekan korupsi," ucap Direktur Program SMRC Sirojudin Abbas.
Baca juga: Begini Gambaran Kepuasan Warga Atas Kinerja Jokowi Menurut SMRC (miq/jor)










































