detikNews
Senin 25 Juli 2016, 00:40 WIB

Asosiasi Televisi Swasta Indonesia Siap Kerjasama dengan Pimpinan Baru KPI

Ray Jordan - detikNews
Asosiasi Televisi Swasta Indonesia Siap Kerjasama dengan Pimpinan Baru KPI DPR Sahkan 9 Komisioner Baru KPI (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta - Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) mengapresiasi terpilihnya pimpinan baru Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) periode 2016-2019. ATVSI siap bekerjasama dengan pimpinan KPI yang baru.

"ATVSI mengucapkan selamat kepada pimpinan baru KPI periode 2016-2019. ATVSI siap bekerja sama dengan pimpinan baru KPI untuk membangun industri televisi yang sehat dan memberikan kontribusi terbaik untuk kemajuan bangsa dan negara," demikian pernyataan Ketua Umum ATVSI Ishadi SK dalam keterangan tertulisnya kepada detikcom, Minggu (24/7/2016).

Ishadi mengatakan, ATVSI menghargai proses pemilihan pimpinan baru KPI yang berjalan baik, terbuka dan profesional. Anggota Panitia Seleksi yang berasal dari beragam latar belakang disiplin ilmu dan profesi telah menjalankan tugas penyeleksian yang transparan, independen, dan penuh integritas.

"Uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat dijalankan dengan penuh keterbukaan. Masyarakat bisa mengikuti langsung proses kelayakan dan kepatutan yang dilakukan," katanya.

"Selayaknya kita semua memberikan kepercayaan kepada pimpinan baru KPI untuk menjalankan tugasnya. Tidak sepantasnya kita memberikan stigmatisasi negatif kepada pimpinan baru KPI yang belum menjalankan tugasnya. Saatnya bagi kita semua untuk membangun sikap saling percaya. Bangsa ini tidak akan beranjak maju sepanjang yang dihapuskan adalah sikap distrust di antara kita," tambahnya.

ATVSI, lanjut Ishadi, mengajak semua pihak untuk mau menjalani proses dalam menciptakan Indonesia yang lebih baik ke depan. Kontribusi semua pihak diperlukan karena tidak ada malaikat di antara kita, we are no angel.

"ATVSI siap mendukung kerja pimpinan baru KPI dengan sikap saling mengerti (mutual understand), sikap saling percaya (mutual trust), dan sikap saling menghormati (mutual respect). Dengan saling memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing pihak, maka kita akan mampu membangun industri pertelevisian yang memperkuat rasa ke-Indonesia-an, menghibur, serta mencerdaskan seluruh warga bangsa," kata Ishadi.

"Marilah kita berlomba-lomba untuk memberikan kontribusi terbaik kepada bangsa dan negara kita tercinta," tambahnya.


(jor/rni)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com