Indonesia Jadi Tujuan Wisata Terfavorit Bagi Turis Asal Australia

Indonesia Jadi Tujuan Wisata Terfavorit Bagi Turis Asal Australia

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Minggu, 24 Jul 2016 03:21 WIB
Indonesia Jadi Tujuan Wisata Terfavorit Bagi Turis Asal Australia
Dubes RI untuk Australia (Foto: Dok. KBRI Canberra)
Canberra - Indonesia kini menjadi destinasi pariwisata terfavorit bagi turis Australia yang bepergian ke luar negeri, menggeser Selandia Baru. Berbagai kekayaan dan keindahan alam, budaya dan fasilitas pariwisata kelas dunia yang ditawarkan oleh Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Australia.

Diterapkannya kebijakan bebas visa ke Indonesia juga menjadi katalis peningkatan jumlah wisatawan dari Negara Kangguru ini. Pernyataan ini disampaikan oleh Duta Besar Nadjib Riphat Kesoema ketika menyampaikan sambutan dalam acara 'Sales Mission' yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata RI bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia bertempat di Hotel Hyatt, Canberra pada tanggal 22 Juli 2016 seperti tertulis dalam keterangan dari KBRI Canberra, Sabtu (23/7/2016).

Dalam program yang dihadiri oleh sejumlah operator perjalanan ternama Australia, seperti Flight Center yang dikenal memiliki jaringan yang sangat luas di seluruh kota-kota di Australia, dan wartawan Australia, antara lain Australian Associated Press (AAP), Dubes RI menambahkan bahwa kerjasama pariwisata sangat penting bagi Indonesia dan Australia karena selain dapat membantu mempromosikan saling pengertian antara masyarakat kedua negara, juga dapat menciptakan lapangan kerja di tanah air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Oleh karena itu, Dubes Nadjib menyambut baik penyelenggaraan promosi pariwisata dalam bentuk 'Sales Mission' di sejumlah kota di Australia, seperti Canberra, Sydney, Melbourne, Brisbane dan kota-kota lainnya. Program seperti sangat baik karena dapat memfasilitasinya bertemunya operator perjalanan di Australia dengan mitra mereka di Indonesia secara langsung.

KBRI Canberra sendiri dan juga seluruh Perwakilan RI di Australia selama ini menjadikan promosi pariwisata Indonesia dengan memanfaatkan berbagai kegiatan dan pertemuan yang ada, baik yang digelar oleh KBRI dan KJRI maupun mengikuti kalendar kegiatan pariwisata, dan sosial budaya Pemerintah Australia dan pihak-pihak swasta di kota-kota besar di Australia, sebagai salah satu prioritas utama dalam menarik wisatawan Australia yang lebih besar.

Dubes RI mengajak para perusahaan-perusahaan pariwisata di Australia untuk mendorong masyarakat Australia untuk berbondong-bondong ke Indonesia, bukan saja Pulau Bali yang selama ini memang menjadi tujuan terbesar mereka, yakni hampir 85 persen dari total turis Australia yang melancong ke Indonesia sebesar 1,2 juta orang pada tahun lalu, namun juga melihat potensi pariwisata di berbagai daerah lain di Indonesia yang tak kalah indah dan menariknya, seperti Toraja, Danau Toba, Raja Ampat, Labuhan Bajo, Tanjung Kalayang, Kepulauan Seribu, Candi Borobudur, Gunung Bromo, Wakatobi atau Pulau Morotai.

Sementara itu, Agustini Rahayu, Deputi Direktur Pemasaran Internasional, Kemenpar yang hadir dan memberikan presentasi khusus memaparkan bahwa jumlah turis Australia yang ke Indonesia terus meningkat akhir-akhir ini. Pada bulan Mei 2016 lalu, terjadi kenaikan hingga16.4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berjumlah 92.000 orang. Saat ini, Australia merupakan penyumbang wisatawan asing terbesar keempat bagi Indonesia setelah Singapura, Malaysia dan RRT.

Melalui program kampanye 'Wonderful Indonesia', pihaknya optimis bahwa tren kunjungan wisatawan Australia ke Indonesia akhir-akhir akan mampu membantu memenuhi pencapaian target jumlah turis asing ke Indonesia sebanyak 12 juta pada akhir tahun 2016. Dari Australia sendiri, diharapkan sebanyak 1,4 juta orang akan berkunjung ke Indonesia pada tahun ini. Australia memang menjadi salah satu pasar unggulan bagi Indonesia.

Ditambahkan oleh Agustini bahwa selain potensi kekayaan dan keindahan alam, budaya dan petualangan, Indonesia juga menawarkan potensi eko-wisata dan kuliner.

Pihak Garuda Indonesia Sydney, melalui Pamela Dale, turut memberikan presentasi mengenai berbagai fasilitas, rute penerbangan ke tanah air dan jaringan yang sangat luas yang ditawarkan maskapai Garuda Indonesia kepada masyarakat Australia yang ingin berkunjung ke Indonesia. Terlebih lagi, Garuda Indonesia juga kembali mendapatkan penghargaan prestisius dari World Airline Award sebagai 'The Best Cabin Crew 2016' mengalahkan maskapai lainnya, seperti ANA, Singapore Airlines, Qatar Airways dan sebagainya.

Dalam acara yang juga dihadiri oleh Emil Ridwan, Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Melbourne dan beberapa pelaku industri pariwisata di tanah air, seperti The Mulia, Melia Hotel dan sebagainya tersebut, juga ditampilkan sejumlah tarian tradisional dari beberapa daerah di Indonesia, antara lain Tari Lenso dari Maluku, Tari Jaipongan dari Jawa Barat dan Tari Kancet Bangentawai (Kalimantan Timur). (kha/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads