Kecelakaan ini terjadi di perlintasan kereta di kawasan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi sekitar pukul 15.30 WIB sore tadi.
"Dia tertabrak Kereta Api Argo Parahyangan jurusan Jakarta arah Bandung," ucap Kapolres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi, Jumat (22/7/2016).
Ade menjelaskan, seorang saksi bernama Suhyadi (47), melihat dari jarak 100 meter ada seorang wanita di rel.
"Saksi (Suhyadi) saat itu tengah menertibkan kendaraan di perlintasan penyeberangan warga. Saksi melihat wanita itu (Sharly) duduk di atas rel sambil menelepon," kata Ade.
Sharly diduga tak menyadari jika ada kereta yang datang ke arahnya. Ia langsung tersambar hingga tewas seketika dalam kondisi mengenaskan.
Saksi dan sejumlah warga sekitar langsung berlari dan mengevakuasi tubuh korban ke sisi rel. Warga sempat terkejut karena ada bagian tubuh yang terpisah.
"Saat dilakukan pengecekan kembali dan melakukan koordinasi dengan pihak Stasiun Kereta Api Cimahi ternyata kepala korban ditemukan di rel Stasiun Cimahi," kata Ade.
Jasad korban langsung dibawa oleh anggota kepolisian ke Stasiun Cimahi untuk mengambil kepala korban. Selanjutnya korban yang merupakan warga Jalan Penembakan, Kota Cimahi, dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Kota Bandung.
Pihak Polres Cimahi masih akan terus melakukan koordinasi dengan petugas dari PT KAI agar tidak terjadi hal serupa.
"Kejadian tertabrak kereta sama lokasinya dengan kecelakaan siswi SMP yang tewas karena menerobos palang pintu pada Kamis (21/7) kemarin," kata Ade. (fdn/fdn)











































