Peringatan Hari Lingkungan Hidup, JK Minta Jambu Hasil Panen Petani di Siak

Peringatan Hari Lingkungan Hidup, JK Minta Jambu Hasil Panen Petani di Siak

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Jumat, 22 Jul 2016 19:42 WIB
Peringatan Hari Lingkungan Hidup, JK Minta Jambu Hasil Panen Petani di Siak
Wapres Jusuf Kalla di Hari Peringatan Lingkungan Hidup di Siak, Riau. Foto: Chaidir Anwar Tanjung/detikcom
Siak - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyempatkan diri melihat pameran hasil panen petani di sela peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Saat berkeliling, JK meminta satu buah jambu kepada petani.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup kali pertama dilaksanakan di luar Istana Negera. Pada tahun ini peringatannya dilaksanakan di Kota Siak Sri Indrapura, Riau.

Dengan mengenakan baju batik lengan panjang khas Melayu Riau, JK mengunjungi stand Sinar Mas Group sembari mengenakan topi songket. JK juga didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya bersama pimpinan Sinar Mas, Stanley Najoan.

Di pameran ini, pimpinan Sinar Mas Group, Stanley memperlihatkan hasil panen buah-buahan yang masuk dalam program Desa Makmur Peduli Api (DMPA).

"Warga desa kami bina agar tidak membakar lahan, dan memanfaatkan lahan untuk bercocok tanah buah-buahan dan sayur dan ini hasilnya pak," kata Stanley.

Wapres Jusuf Kalla di Hari Peringatan Lingkungan Hidup di Siak, Riau (Foto: Chaidir Anwar Tanjung/detikcom)


Mendapat keterangan singkat, JK mengapresiasi program perusahaan tersebut. "Bagus itu programnya," kata JK singkat.

Sebelum mengunjungi pameran lainnya, JK menyempatkan diri meminta jambu air bangkok yang lumayan besar.

"Ini boleh saya bawa," kata JK sembari memegang jambu bangkok itu kepada petani buah yang ada di lokasi itu.

Wajah tiga petani buah dalam program DMPA itu langsung semringah. "Silakan Pak," kata petani. JK lantas menyalami tiga petani tersebut.

Menteri LHK sebelumnya mengatakan, peringatan Hari Lingkungan Hidup digelar di Riau karena banyak persoalan lingkungan yang terjadi di wilayah ini. Persoalan utama di antaranya kebakaran lahan serta konflik lahan

"Saya menilai Pemkab Siak ini lebih siap dari daerah lain dalam menuju kabupaten hijau. Dari sejumlah masukan dari berbagai pihak, Bupati Siak (Syamsuar-red) komitmen dalam penyelamatan lingkungan terutama di wilayah Cagar Biosfer Giam Siak Kecil," kata Siti.

(cha/fdn)


Berita Terkait