"Kan dari dulu Bu Megawati memang mau usung saya, sudah oke," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (22/7/2016).
Menurut Ahok, yang jadi masalah kala itu adalah soal waktu. Ahok saat itu ingin memberi kesempatan dulu kepada Teman Ahok untuk mengumpulkan 1 juta KTP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok menyadari, PDIP tak akan mendukung calon independen. Hal tersebut memang telah menjadi sistem di partai pemenang pada Pilkada DKI 2012 lalu mengusung Joko Widodo dan Ahok untuk memimpin DKI.
"PDIP bicara sistem, tidak mungkin mendukung independen. Tapi kalau putusan ini kami pakai 3 parpol, misalnya DPP PDIP juga mencalonkan saya, ini mungkin bisa ketemu. Soal Djarot atau siapa, soal lain lagi. Pasti PDIP sama parpol lain balik lagi seperti semula, terserah saya mau pilih siapa," jelas Ahok.
(rna/van)










































