Kabid Trantib Satpol PP Kabupaten Purwakarta, Aulia Pamungkas menjelaskan, sebelumnya Kabupaten Purwakarta telah bersih dengan para pengemis. Namun sejak dua minggu lalu atau pasca lebaran para pengemis mulai menjamur sehingga setiap hari pihaknya menggelar razia.
Foto: Istimewa |
"Tadi siang kita amankan Susilawati karena kedapatan membiarkan dua putrinya untuk mengemis di Jalan Sudirman. Dia warga lokal, orang Nagri Kidul, Kecamatan Purwakarta Kota," jelas Aulia, Rabu (20/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu sang ibu pun beralasan semenjak ditinggal suaminya sejak lima tahun lalu dia sama sekali tidak bekerja sehingga penghasilan pun disebutnya pas-pasan. Sehingga saat sang anak meminta seragam sekolah dia pun tak kuasa untuk tidak mengizinkannya.
Foto: Tri Ispranoto/detikcom |
"Kata itu ibu anaknya minta izin ngemis sampai Rp 200ribu, kalau sudah kekumpul tidak akan minta-minta lagi," katanya.
Meski beralasan seperti itu Aulia tetap membawanya ke markas. Namun karena kemanusiaan, Aulia pun melaporkan ketiganya ke Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, untuk diajukan agar anak-anak tersebut diangkat menjadi saudara asuh sesuai dengan salah satu program siswa baru di sekolah Kabupaten Purwakarta sebagai pengganti masa orientasi siswa.
Sementara itu Dedi yang mendapat laporan langsung menyuruh anak bungsunya, Yudistira Manunggaling Rahmaning Hurip, yang baru masuk ke SMPN 1 Kabupaten Purwakarta untuk mengangkatnya sebagai saudara asuh.
"Mulai ayeuna iyeu budak geus jadi dulur asuh De'Tira (Yudistira). Eta duit bekel sok babagi pikeun meuli baju jeung kaperluan sakola lain. (Mulai sekarang ini anak sudah menjadi saudara asuh De'Tira. Itu uang bekal silakan bagi-bagi untuk beli baju sama keperluan sekolah lainnya)," ucap Dedi.
Foto: Tri Ispranoto/detikcom |
Usai diberi pengarahan Yudistira pun langsung mengajak ibu dan dua anak yang terjaring razia tersebut untuk membeli keperluan sekolah termasuk baju yang semula menjadi alasan mengemis.
"Awas, tong nepi ibu nitah atau ngizinan budak ngemis deui. (Awas, jangan sampai ibu menyuruh atau mengizinkan anak mengemis lagi)," tegas Dedi sebelum memberi izin Yudistira membeli keperluan sekolah. (trw/trw)












































Foto: Istimewa
Foto: Tri Ispranoto/detikcom
Foto: Tri Ispranoto/detikcom