Cara SMK Pangkalpinang Cegah Siswa Bolos, Pakai Fingerprint hingga SMS Gateway

Cara SMK Pangkalpinang Cegah Siswa Bolos, Pakai Fingerprint hingga SMS Gateway

Nur Khafifah - detikNews
Selasa, 19 Jul 2016 16:59 WIB
Cara SMK Pangkalpinang Cegah Siswa Bolos, Pakai Fingerprint hingga SMS Gateway
Fingerprint hasil modifikasi siswa SMKN 2 Pangkalpinang (Foto: Nur Khafifah/detikcom)
Pangkalpinang - Sejak tahun 2012, SMKN 2 Pangkalpinang telah menerapkan absensi fingerprint bagi siswanya. Absensi ini terkoneksi dengan ponsel wali murid melalui SMS gateway sehingga kehadiran siswa dapat termonitor oleh orang tua mereka saat itu juga.

Kasie Litbang SMKN 2 Pangkalpinang, Yusbiyanti menjelaskan, absensi finger print dan SMS gateway yang dikirim ke orang tua siswa ini memanfaatkan sistem milik Jaringan Informasi Bersama Antar Sekolah (JIBAS). SMKN 2 kemudian mengembangkan sendiri sistem tersebut.

"JIBAS menawarkan sistemnya gratis, kemudian kami kembangkan sendiri. Kalau alat finger printnya kami beli," kata Yusbi di SMKN 2 Pangkalpinang, Jl Sumedang, Pangklpinang, Babel, Selasa (19/7/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Absensi Anti Bolos ala SMK Pangkalpinang,Fingerprint Terhubung ke HP Ortu

Ide menerima tawaran dari JIBAS ini tak muncul begitu saja. SMKN 2 Pangklpinang tak mau lagi kecolongan murid yang membolos masuk sekolah. Belajar dari pengalaman itulah, pihak sekolah kemudian mengembangkan sistem tersebut.

"Nah sekarang kalau tidak menerima SMS absensi siswa, orang tua yang tanggap bisa langsung kroscek ke sekolah dan mencari tahu keberadaan anaknya," ujarnya.

Siswa SMK 2 Pangkalpinang menggunakan absensi fingerprint, Senin 18 Juli 2016

Selain untuk memonitor, sistem ini juga memudahkan komunikasi antara orang tua murid dan pihak sekolah. Yusbi mencontohkan, ada salah satu orang tua murid yang meminta izin anaknya tidak masuk karena sakit. Izin tersebut disampaikan melalui SMS karena orang tua tak dapat hadir langsung ke sekolah.

"Karena banyak siswa kami yang tidak berasal dari Pangkalpinang. Rumah mereka jaraknya bisa sampai 1 jam perjalanan. Mungkin orang tuanya tidak sempat menyampaikan surat izin ke sekolah karena harus bekerja. Jadi kami terbuka," kata Yusbi.

Atas inovasi ini, SMKN 2 Pangkalpinang dinobatkan sebagai Top 99 Inovasi Pelayanan Publik dari Kemenpan RB pada tahun 2014. Berdasarkan informasi dari web Kemenpan RB, saat itu SMKN 2 Pangkalpinang menempati posisi ke-76 dari seluruh lembaga publik di Indonesia yang paling inovatif. (khf/trw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads