Tim SAR Lanal Banten Evakuasi Mayat Terapung di Selat Sunda

Tim SAR Lanal Banten Evakuasi Mayat Terapung di Selat Sunda

Niken Widya Yunita - detikNews
Selasa, 19 Jul 2016 12:35 WIB
Tim SAR Lanal Banten Evakuasi Mayat Terapung di Selat Sunda
Foto: Dok. Dispen Lantamal III
Jakarta - Tim SAR Lanal Banten dan Ditpolairda Banten mengevakuasi mayat yang terapung di perairan Selat Sunda. Mereka adalah 3 dari 4 korban tenggelam.

Evakuasi dilakukan pada Senin (18/07/2016). Danlanal Banten Kolonel Laut (P) Dadang Somantri langsung memerintahkan Tim SAR Lanal Banten untuk melakukan pencarian mayat tersebut setelah mendapat informasi soal mayat yang terapung itu pukul 09.00 WIB.

Dispen Lantamal III dalam siaran pers, Selasa (19/7/2016), menyebutkan pencarian dipimpin Pjs Pasops Lanal Banten Kapten Laut (KH) Novandi Irianto yang bergerak menggunakan Patkamla Badak. Penyisiran dilakukan berdasarkan informasi awal titik keberadaan mayat yakni di seputaran perairan Merak dan dilanjutkan ke arah utara mengikuti arus laut.
Mayat di Selat Sunda (Dok. Dispen Lantamal III)

Hampir selama dua jam pencarian, akhirnya sekitar pukul 10.45 WIB, Tim SAR Lanal Banten bersama Tim SAR Ditpolairda Banten berhasil menemukan mayat tersebut di sekitar perairan Tanjung Sekong, Merak. Kemudian mayat langsung dievakuasi dengan menggunakan kapal patroli Ditpolairda Banten dan dibawa ke Dermaga Lanal Banten untuk dibawa ke RS Krakatau Medika dengan mobil ambulans kesehatan pelabuhan kelas II Banten untuk dilakukan autopsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data yang diperoleh, korban tersebut bernama Muhajirin (25), warga Lingkungan Gempol Kulon, RT 07 RW 03 Kelurahan Pabean, Kecamatan Purwakarta Kota Cilegon. Ciri-ciri pria tersebut yakni tinggi sekitar 165 cm, berat badan sekitar 75 kg, rambut cepak, memakai kaos warna krem dan memakai celana pendek warna hitam.

Mayat tersebut diduga merupakan korban tenggelam pada Minggu (17/7/2016) di Pantai Tanjung Peni Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon yang menelan 4 korban.

Berdasarkan informasi yang diperoleh hingga Senin (18/07/2016), tiga korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia yakni:

1. Ranti (15), warga Kampung Dringo Kulon RT. 09/03, Kelurahan Dringo Kecamatan Citangkil, Cilegon.

2. Suhardi (20), warga Sigedong Kecamatan Mancak Kabupaten Serang.

3. Muhajirin (25), Lingkungan Gempol Kulon, RT. 07 RW. 03 Kelurahan Pabean, Kecamatan Purwakarta Kota Cilegon.

Sedangkan satu orang yang masih belum ditemukan atas nama Dede Ramdani (33), warga Kampung Bulakan Barat Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon.

Sampai dengan hari ini, Tim SAR Gabungan Lanal Banten, Ditpolairda Banten dan Basarnas Banten terus melakukan pencarian satu korban.

(nwy/nrl)


Berita Terkait