"Beberapa halte transaksinya sedikit sekali sehingga kurang efektif juga," ujar Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono ketika dikonfirmasi detikcom, Selasa (17/7/2016).
Awalnya penundaan pembatasan penjualan kartu perdana dan isi ulang akan dilakukan hari ini. Namun PT Transjakarta menundanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Budi, alasan penundaan karena pihaknya masih menginventarisir ulang halte-halte mana saja yang akan dibatasi penjualan dan isi ulang tiketnya. Pembatasan penjualan dan isi ulang tiket akan dilakukan secepatnya.
"Ini juga untuk menghargai harapan para pelanggan. Kami akan inventarisir ulang dan akan sempurnakan secepatnya," tuturnya.
Kartu perdana yang dijual di halte-halte busway selama ini adalah kartu Flazz BCA seharga Rp 40 ribu yang sudah terisi saldo Rp 20 ribu. Bila saldo menipis, pemilik kartu bisa top up di halte. (nwy/nrl)











































