"Kami belum menentukan calon yang ada. Tapi dalam rapat Kamis yang akan datang kami akan mengerucutkan mereka-mereka yang sudah mendaftar ke PDIP, maupun mereka-mereka yang dipetakan PDIP berdasarkan aspirasi dari masyarakat yang dinilai mampu membawa perubahan di DKI," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam halal bihalal Badan Pemenangan Pemilu Pusat PDIP dan diskusi Pilkada di The Darmawangsa Hotel, Jl Darmawangsa Raya, Jakarta, Minggu (17/7/2016).
Mereka yang mendaftar dan ikut fit and proper test sudah lebih dulu dikerucutkan dari 27 orang menjadi 5 orang, nama-namanya belum dipublikasikan. Mekanisme kedua yakni penjaringan dari internal DPP PDIP juga akan dikerucutkan sejumlah nama. Salah satu yang sering disebut masuk dalam penjaringan cagub DKI jalur kedua ini adalah Tri Rismaharini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bu Risma sebagai salah satu kepala daerah yang dinilai PDIP berhasil, mampu membawa Surabaya menjadi ruang publik dan kebijakan publiknya berorientasi kepada rakyat bawah. Sehingga ini juga merupakan salah satu tokoh yang dicermati oleh DPP PDIP," ujar Hasto soal Risma.
Tokoh lain kader PDIP pada mekanisme penjaringan kedua yang sering diungkap PDIP adalah Djarot Saiful Hidayat (DKI), Ganjar Pranowo (Jateng), Bambang DH (Surabaya), Abdullah Azwar Anas (Banyuwangi) hingga Samanhudi Anwar (Blitar). Ada juga Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo.
Di antara peserta penjaringan dan sejumlah kepala daerah potensial itu siapa yang akan diusung di Pilgub DKI? (van/nrl)











































