Ahok Soal Penghapusan Perploncoan: Pak Anies Baswedan Konsepnya Bagus!

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 18 Jul 2016 17:00 WIB
Foto: ayunda/detikcom
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengapresiasi langkah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan untuk menghapus perploncoan ospek siswa baru. Menurutnya, ini sesuai dengan cara pengenalan untuk siswa baru di sekolah-sekolah internasional.

"Nah Pak Anies ini konsepnya bagus. Dia kan lulusan luar kan. Pak Anies bisa lihat luar negeri bisa maju karena ada sistem yang benar," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (18/7/2016).

Anies Baswedan merupakan alumni SMA Negeri 2 Yogyakarta yang sempat melanjutkan pendidikannya di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat, kemudian balik lagi menyelesaikan pendidikannya di SMAN 2 Yogyakarta. Dia berkuliah di UGM Yogyakarta dan mengambil gelar master di University of Maryland, College Park.

"Kita masih ada sistem yang kurang tepat. Makanya Pak Anies ingin samakan bangsa kita dengan luar negeri. Nah berarti metodenya perlu dipelajari seperti apa? Negeri Skandivania kan bagus-bagus itu," kata Ahok.

Penghapusan perploncoan adalah cara yang menurut Ahok bagus. Memang seharusnya sekolah mengarahkan murid lewat pengenalan sekolah yang akan menjadi tempat belajar siswa.

"Di sekolah internasional enggak ada orientasi bersifat perpeloncoan. Paling pengenalan ruangan, kegiatan ekstrakurikuler, kamu maunya apa? Mau olah raganya apa? Biar orangtuanya mikir ini anak cocoknya apa? Piano, biola, basket, atau bela diri?" tutur Ahok.

Dia juga setuju terhadap imbauan Anies agar orangtua mendampingin anaknya mengawali hari pertama sekolah. Wali kelas bisa menyampaikan dan berkomunikasi perihal pendidikan kepada orang tua murid.

"Ini sudah bagus, saya kira sekolah internasional itu polanya seperti ini. jadi sekolah internasional selalu imbau, mewajibkan orang tua dampingi dan ketemu gurunya (wali kelas) untuk duduk ngomong," kata Ahok.

Namun Ahok sendiri tak mendampingi anaknya masuk ke sekolah hari ini. "Anak saya belum masuk sekolah. Sekolahnya agak beda," kata Ahok.

(dnu/aan)