Ahok Perlu Dukungan PDIP, Hanura: Jangan Lama-lama Menggantung

Panasnya Pilgub DKI

Ahok Perlu Dukungan PDIP, Hanura: Jangan Lama-lama Menggantung

Indah Mutiara Kami - detikNews
Senin, 18 Jul 2016 12:16 WIB
Ahok Perlu Dukungan PDIP, Hanura: Jangan Lama-lama Menggantung
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku masih membutuhkan dukungan PDIP untuk Pilgub DKI 2017. Hanura, yang sudah lebih dahulu mendukung, berharap pembicaraan dukungan itu tidak menggantung.

"Hanura memandang semakin banyak partai yang mendukung, tentunya semakin bagus, idealnya memang demikian. Tetapi seiring waktu kalau Pak Ahok berpandangan seperti itu, maka pembicaraan dengan PDIP tentunya harus segera membuahkan hasil," kata Tim Pemenangan Pilkada Hanura wilayah DKI, Dadang Rusdiana saat digubungi, Senin (18/7/2016).

Saat ini, Ahok sudah mengantongi SK dukungan dari 3 partai yaitu Hanura, Nasdem, dan Golkar. Dukungan dari 3 parpol ini sebenarnya sudah memenuhi syarat untuk melaju di jalur parpol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kekuatan 3 partai untuk mengusung sudah memadai. Kalau kemudian Pak Ahok menyatakan masih perlu dukungan dari PDIP itu tentunya untuk semakin menguatkan legitimasi politik beliau dalam memimpin DKI," papar Sekretaris Fraksi Hanura ini.

Hanura menunggu langkah Ahok yang merasa masih memerlukan dukungan PDIP. Perhitungan waktu harus diperhatikan agar efektif.

"Tentunya Pak Ahok punya perhitungan atau target waktu. Jadi inipun tidak boleh berlama-lama. Jadi setelah optimal upaya pendekatan Pak Ahok dengan PDIP segera putuskan, jangan lama-lama dan menggantung," ungkap Dadang.

Sebelumnya diberitakan, Ahok menyatakan masih perlu dukungan dari PDIP. Itu adalah kemungkinan politik, apalagi hubungan Ahok dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri cukup dekat.

"Perlu lah. Orang baik dengan PDIP kok kita," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (18/7/2016).

(imk/van)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini