"Perlu lah. Orang baik dengan PDIP kok kita," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (18/7/2016).
Sebagaimana diketahui, PDIP merupakan satu-satunya parpol yang bisa mencalonkan gubernur tanpa harus berkoalisi dengan parpol lain, karena PDIP mempunyai 28 kursi di DPRD DKI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlepas dari itu, Ahok menilai kemungkinan PDIP mendukungnya juga masih ada. Itu adalah kemungkinan politik, apalagi hubungan Ahok dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri cukup dekat.
"PDIP daru dulu juga mungkin-mungkin saja kok. Aku sama Bu Mega kan soalnya," kata Ahok santai.
Sebelumnya, Sekjen PDiP Hasto Kristiyanto menyatakan pihaknya masih mempertimbangkan Ahok sebagai tokoh yang bakal didukung. Selain Ahok, ada banyak tokoh lainnya pula yang ikut dicermati, seperti Sjafrie Sjamsoeddin, Budi Waseso, hingga nama-nama tokoh potensial yang masuk dalam uji kepatutan dan kelayakan penjaringan cagub DKI PDIP.
"Tentu saja. Apapun, Pak Ahok sebagai Gubernur Jakarta saat ini menjadi Gubernur karena dukungan penuh PDIP. PDIP tetap bertanggung jawab atas pencapaian kinerja terbaik bagi Pak Ahok," kata Hasto di The Darmawangsa Hotel, Jakarta, Minggu (17/7) kemarin. (dnu/van)










































