Alhamdulillah! Renovasi Masjid Tua di Pangkalpinang Kumpulkan Dana Rp 1 M

Alhamdulillah! Renovasi Masjid Tua di Pangkalpinang Kumpulkan Dana Rp 1 M

Nur Khafifah - detikNews
Minggu, 17 Jul 2016 13:49 WIB
Alhamdulillah! Renovasi Masjid Tua di Pangkalpinang Kumpulkan Dana Rp 1 M
Foto: Nur Khafifah/detikcom
Pangkalpinang - Kepedulian dan kegotongroyongan warga di Kelurahan Lontong Pancur, Kecamatan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Babel, patut diacungi jempol. Warga di wilayah tersebut mampu merenovasi masjid senilai sekitar Rp 1 miliar hanya dengan dana swadaya.

Menurut salah satu pengurus masjid, Al-Qodri, renovasi Masjid Baitul Musholla ini hanya bermodalkan dana kas sebesar Rp 168 juta. Awalnya para pengurus masjid sempat ragu dengan terbatasnya dana. Namun mereka nekat membuat desain renovasi masjid dan ditempelkan di papan pengumuman. Tak disangka, mereka mendapat dukungan dari warga.

"Alhamdulillah warga antusias dan mau iuran untuk membangun masjid," kata Al-Qadri di di Kelurahan Lontong Pancur, Kecamatan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Babel, Minggu (17/7/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada 3 RT di Kelurahan Lontong Pancur yang selalu rutin memberikan iuran. Totalnya untuk masing-masing RT, setiap bulannya menghasilkan dana Rp 28 juta.

"Total iuran warga sekitar Rp 900 juta. Alhamdulillah setelah setahun masa pembangunan, akhirnya bangunan masjid yang kita impi-impikan terwujud," ujarnya.

Masjid yang didominasi warna hijau dan putih ini tampak megah di antara bangunan lain di sekitarnya. Area masjid kini diperluas menjadi 143 meter persegi dari yang sebelumnya 99 meter persegi. Menurut Al-Qodri, sejak pertama kali didirikan yakni tahun 1960, masjid ini telah direnovasi 3 kali.

"Dulu bangunannya masih kayu. Tahun 1970 diubah menjadi semi permanen, kemudian tahun 1988 dibangun yang permanen dan diperluas areanya," kata Al-Qodri.

Wali Kota Pangkalpinang M Irwansyah mengapresiasi tingginya kegotongroyongan warga Lontong Pancur ini. Pihaknya juga mengajak perusahaan-perusahaan yang berada di sekitar Lontong Pancur untuk bersama-sama menyelesaikan pembangunan pagar dan taman masjid.

"Ini adalah kegotongroyongan yang luar biasa. Sikap ini dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat Pangkalpinang bahkan bagi kota-kota lain," ucap Irwansyah.

Menurut Irwansyah, pengurus masjid sempat menolak bantuan dana dari Pemkot, karena pembangunan fisik masjid telah selesai. Namun pihaknya meminta agar dana bantuan Pemkot tetap diterima untuk pembangunan sarana tambahan seperti area parkir dan juga taman.

"Karena penganggaran di Pemda manapun, tidak serta merta langsung turun. Jika dianggarkan tahun ini, tahun depan baru turun. Ini ternyata masjidnya sudah jadi," terang wali kota yang berusia 33 tahun ini.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti renovasi masjid oleh Irwansyah. Setelah itu sejumlah pengurus masjid dan beberapa warga melakukan tradisi nganggung, yakni makan bersama dengan menggunakan dulang atau nampan. Tradisi nganggung dilakukan sebagai wujud syukur warga atas nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan YME. (kff/ega)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads