Bus Trans Semarang Tabrak Pangkalan Ojek, Penumpang Luka-luka

Bus Trans Semarang Tabrak Pangkalan Ojek, Penumpang Luka-luka

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Minggu, 17 Jul 2016 13:06 WIB
Bus Trans Semarang Tabrak Pangkalan Ojek, Penumpang Luka-luka
Foto: Angling Adhitya Purbaya
Semarang - Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang mengalami kecelakaan saat hendak berhenti di halte SMA Ibu Kartini, Jalan Sultan Agung, Semarang. Bus bernopol H 1738 FG itu menabrak mobil dan menghantam pangkalan ojek hingga terguling.

Salah seorang tukang ojek, Hadi (40) mengatakan peristiwa terjadi sekira pukul 11.00 WIB. Saat itu bus melaju dari arah Selatan atau Akpol dan menepi hendak berhenti di halte SMA Ibu Kartini. Namun bus seperti hilang kendali dan melewati halte hingga menyeruduk mobil Honda Brio abu-abu yang parkir setelah halte.

"Busnya itu seperti mau berhenti di halte tapi hilang kendali nabrak mobil di depannya," kata Hadi di lokasi kejadian, Minggu (17/7/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga dan tukang ojek yang melihat peristiwa itu langsung berhamburan karena bus tidak juga berhenti. Bus tersebut langsung menabrak pangkalan ojek beserta empat motor di sana. Laju bus baru berhenti setelah terguling dalam keadaan ringsek.

"Semuanya panik melarikan diri," ujarnya.

Ada sekitar 20 penumpang dalam bus tersebut yang kemudian ditolong warga. Semua penumpang mengalami luka ringan sedangkan sopir busa yang belum diketahui namanya itu pingsan.

Salah satu penumpang, Jafar (23) mengatakan awalnya busa sudah berjalan pelan, namun ketika hendak sampai di halte, bus seperti hilang kendali. Kepanikan pun terjadi di dalam bus, sedangkan sopir berusaha tenang hingga akhirnya bus terguling.

"Di dalam bus penumpangnya panik. Penumpang perempuan, ibu-ibu panik sampai jatuh tersungkur bertumpuk-tumpuk. Kalau sopirnya tadi pingsan," kata Jafar.

Korban yang terluka kemudian dilarikan ke RS Elizabeth Semarang. Saat ini proses evakuasi sudah dilakukan menggunakan mobil derek. Petugas kepolisian juga masih berada di lokasi dan menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. (alg/ega)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads