Mobil Terbakar di Kebagusan, Lalu Lintas Sempat Macet

Mobil Terbakar di Kebagusan, Lalu Lintas Sempat Macet

Elza Astari Retaduari - detikNews
Minggu, 17 Jul 2016 13:09 WIB
Mobil Terbakar di Kebagusan, Lalu Lintas Sempat Macet
Mobil terbakar di Kebagusan, Jaksel. Foto: Dok. Ardika Prasetya/pasangmata
Jakarta - Sebuah mobil berwarna merah terbakar di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan. Akibatnya, lalu lintas sempat macet karena pengedara tidak berani melintas.

Berdasarkan informasi dari saksi mata, Ardika Prasetya, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, Minggu (17/7/2016), di Jalan Kebagusan Raya arah Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan. Saat itu, terjadi kemacetan panjang.

"Ketika saya sedang melintas terjadi kemacetan cukup panjang, pas saya lihat ada kepulan. Ternyata ada mobil kebakar," ungkat Ardika saat berbincang dengan detikcom, Minggu (17/7/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari gambar yang dikirimkan Ardika ke pasangmata, terlihat api membubung tinggi membakar bagian atas mobil berwarna merah itu. Beberapa percikan api berjatuhan di sekitar mobil berpelat B 737 IB tersebut.

Hal tersebut sontak membuat pengendara lain memilih berhenti. Menurut Ardika, pemilik mobil sendiri yang berjenis kelamin laki-laki tampak panik. Ia berhasil keluar sehingga tidak ada korban akibat kejadian itu.

"Pengendara berhenti dan mencari alterantif jalan lain, lokasi di tengah persimpangan. Nggak ada yang berani melintas karena takut meledak. Sudah ada yang jaga juga," ujar Ardika.

Foto: Dok. Ardika Prasetya/pasangmata
"Kata warga sekitar damkar sudah ditelepon dan akan segera datang. Penyebab pasti saya belum tahu. Tapi apinya tadi besar sekali. Saya akhirnya putar balik untuk cari jalan lain," lanjut dia.

Sementara itu menurut petugas Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan, Indra, pihaknya sudah berhasil memadamkan api yang membakar mobil tersebut. Saat ini kasusnya diserahkan kepada pihak Satpolantas.

"Ya benar tadi kami merapat. Tapi sekarang sudah balik kanan. Sudah selesai pemadamanan. Kemungkinan besar (penyebabnya) korsleting arus listrik," terang Indra saat dihubungi terpisah. (elz/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads