Jelang Konferensi Pemukiman Antar Negara PBB, Kampung Ketandan Bersolek

Jelang Konferensi Pemukiman Antar Negara PBB, Kampung Ketandan Bersolek

Zaenal Effendi - detikNews
Minggu, 17 Jul 2016 11:39 WIB
Jelang Konferensi Pemukiman Antar Negara PBB, Kampung Ketandan Bersolek
Foto: Zaenal Effendi/detikcom
Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama karang taruna dan warga Kampung Ketandan melakukan kerja bakti memoles kampung yang akan dikunjungi delegasi konferensi pemukiman atau da Preparatory Committee (Prepcom) III.

Mereka bersama sama mengecat aneka warna mulai dari gang masuk hingga sepanjang jalan kampung. Tidak sampai satu jam, hasil kerja bakti Wali Kota bersama warga dan anak-anak muda itu terlihat nyata.

"Ini sebagai bukti ativitas warga ini yang kita tunjukkan pada delegasi bukan bentuk fisik pembangunan kampungnya, tapi ini yang kita tunjukkan. Aktivitasnya dan kami punya," kata Risma, Minggu (17/7/201/).

Sementara Camat Genteng Mahmud Sariadji, perubahan 'wajah' Kampung Ketandan itu tidak lepas dari adanya kemauan warga untuk mengubah kampungnya menjadi lebih baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dulu kampung memang agak kotor dan tidak terawat. Tetapi sekarang berbeda. Kini Ketandan lebih cantik dan bersih," ujar Mahmud Sariadji, Camat Genteng.

Menurut dia, dulu warga di kampung yang rumah-rumah nya dikeliling gedung-gedung menjulang ini susah untuk sekadar diajak kerja bakti dikarenakan kesibukan masing-masing. "Sekarang warga sudah guyub. Karang taruna nya juga aktif. Bahkan, kerja bakti ini merupakan inisiatif dari warga," imbuhnya.

Kampung Ketandan kini terlihat berseri. Dari mulai gang masuk, tertulis tulisan besar 'Kampung Ketandan' dengan gambar telapak kaki. Jalan beralaskan paving itu penuh dengan goresan warna-warni: hijau muda, merah da kuning. Semakin masuk ke dalam kampung, pemandangannya semakin rupa-rupa warnanya. Tembok-tembok dipenuhi lukisan mural warna-warni. Pagar tanaman toga juga dicat dengan beragam warna. Plus tempat sampah yang terlihat menarik dengan warna biru. Saluran air nya juga terlihat bersih.

"Dulu, kampung ini seperti mati dan agak kumuh. Sekarang Alhamdulillah keguyuban warga sangat menonjol. Anak-anak muda nya juga kompak. Ini yang membuat kami selaku anak muda, bersemangat untuk menghidupkan kampung ini. Dan, seru sekali bisa ikut rame-rame mengecat kampung," ujar Carla Della, Sekretaris Karang Taruna Kampung Ketandan .

Meski begitu, dia mengaku bahwa terpilihnya Kampung Ketandan sebagai salah satu tujuan field visit agenda Prepcom 3 pada 27 Juli nanti, merupakan kebanggaan tersendiri.

Untuk menyambut tamu-tamu dari berbagai negara tersebut, Carla menyebut warga, utamanya karang taruna Kampung Ketandan, sudah menyiapkan penyambutan. Selain akan memamerkan hasil-hasil produk kerajinan dan ekonomi kreatif warga, ada keunggulan yang akan ditonjolkan oleh warga Kampung Ketandan.

"Kami akan menonjolkan Kampung Budaya Ketandan. Di sini ada anak-anak yang aktif mengikuti pelatihan tari remo, juga ludruk. Untuk pendopo yang baru dibangun ini, nanti juga kami rencanakan sebagai sanggar kecil-kecilan untuk latihan tari dan juga ruang publik," imbuh mahasiswa jurusan Sastra Indonesia di Universitas Negeri Surabaya ini. (ega/ega)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads