Sebagian besar warga mengaku puas bisa menyaksikan air mancur menari di Jembatan Suroboyo di Kecamatan Bulak, Surabaya. Seperti diungkapkan Fais (25) warga Juno, Bangkalan yang mengaku sangat terobati rasa penasarannya selama ini.
"Sangat puas. Bagus sekali meski harus penuh perjuangan untuk bisa sampai ke Jembatan Suroboyo," katanya pada detikcom, Sabtu (16/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbeda dengan Fais, perasaan kecewa meliputi rasa penasaran Hanan, Nusreeya, Fadilah dan Toybah yang merupakan 4 mahasiswi asal Thailand ini.
Keempatnya belum bisa mengungkapkan perasaannya tentang air mancur menari karena mereka terlambat datang. "Kami belum bisa katakan banyak. Karena kami baru 1 menit datang, lalu air mancur dimatikan," kata Hanan.
Keempat mahasiswi ini mengetahui informasi air mancur menari dan Jembatan Suroboyo dari media sosial instagram dan akan kembali lagi Sabtu depan. "Kami akan kembali lagi Sabtu depan," pungkas Hanan yang diamini ketiga temannya.
![]() |
Mahasiswi asal Thailand merupakan mahasiswi pertukaran dengan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya dan akan tinggal di Kota Surabaya selama 1 tahun.
(ze/jor)












































