JK Ingatkan Potensi Konflik yang Jadi Pekerjaan Rumah Asia-Eropa

JK Ingatkan Potensi Konflik yang Jadi Pekerjaan Rumah Asia-Eropa

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jumat, 15 Jul 2016 12:03 WIB
JK Ingatkan Potensi Konflik yang Jadi Pekerjaan Rumah Asia-Eropa
Foto: pool
Ulanbataar - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berbicara di KTT Asia-Eropa di Ulanbataar, Mongolia. JK mengingatkan adanya potensi konflik dalam hubungan Asia dan Eropa.

Hal ini dikatakan JK dalam planery session di KTT ASEM. "Meningkatnya intoleransi dan ancaman terorisme, dan konflik akibat pengungsi serta lebarnya jarak antara kaya dan miskin di masyarakat, termasuk antarnegara," ujar JK dalam sambutannya, Jumat (15/7/2016).

Bagi Indonesia, ASEM dianggap memiliki peran besar dalam memperbaiki potensi konflik serta jembatan yang menghubungkan masyarakat Asia dan Eropa. Ke depannya, JK berharap ASEM dapat memainkan peran yang lebih besar lagi untuk menjawab berbagai tantangan yang ada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saran yang diberikan oleh JK adalah dengan mempromosikan hubungan-hubungan masyarakat Asia dan Eropa, termasuk promosi soal toleransi antarmasyarakat, pluralisme, dialog antaragama.

"Serta kampanye HAM dan demokrasi," kata JK.

"Kedua adalah kampanye perdamaian, pencegahan dan resolusi konflik, termasuk keseimbangan antara penjagaan perdamaian dan bantuan kemanusiaan terhadap para pengungsi," sambungnya.

Selain itu, perlu adanya peningkatan kerjasama ekonomi, perdagangan dan investasi negara di Asia dan Eropa. Hal ini bertujuan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Pokok terakhir yang menjadi perhatian JK adalah ancaman krisis pangan dunia. Asia dan Eropa dihadapkan oleh menurunnya produktifitas dari lahan pertanian. Ke depan, harus ada penelitian bersama dan kerjasama lainnya untuk meningkatkan hasil produktifitas pertanian.

"Dengan mengetahui dan menyelesaikan masalah-masalah ini, kerjasama Asia dan Eropa akan membuat kondisi dunia akan jauh lebih baik," kata JK. (fiq/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini