"Tidak ada korban jiwa. Ada warga luka di paha dan kaki, tetapi karena terjatuh saat dikejar oleh para pelaku dan berhasil menyelamatkan diri," ujar Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Eko Hadi Santoso kepada detikcom, Kamis (14/7/2016).
Penyerangan itu dilakukan oleh sekitar 14 orang yang berboncengan motor pada Kamis (14/7) sekitar pukul 04.05 WIB. Dua orang di antaranya turun dari motor dan langsung masuk ke gang samping IISIP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat serangan tersebut, Awaludin kemudian memanggil tetangganya, Endang. Keduanya selanjutnya mencoba mendekati para pelaku, namun dikejar oleh 2 pelaku sambil mengayunkan senjata tajam.
"Salah satu warga lari ke lokasi tempat diparkirnya kendaraan dan pelaku memecahkan mobil yang ada dekat TKP," lanjutnya.
Seketika suasana menjadi riuh dan mencekam. Sejumlah warga setempat kemudian berkumpul dan menyerang balik kedua pelaku dengan menggunakan batu dan kayu.
"Saksi bernama Awaludin tadi maju ke depan, namun terjatuh di depan warung soto hingga luka pada paha dan kaki," cetusnya.
Para warga setempat pun berhasil menghalau pada pelaku untuk keluar gang hingga melarikan diri, pada pukul 04.20 WIB.
Belum diketahui apa penyebab segerombolan pemotor itu menyerang warga. "Kasusnya masih kami selidiki dan pelakunya masih kita kejar," pungkasnya.
(mei/bag)










































