Bareskrim Selidiki RS Penerima Vaksin Palsu di Wilayah Lain

Bareskrim Selidiki RS Penerima Vaksin Palsu di Wilayah Lain

Jurig Lembur - detikNews
Kamis, 14 Jul 2016 20:16 WIB
Bareskrim Selidiki RS Penerima Vaksin Palsu di Wilayah Lain
Foto: Ilustrator Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Bareskrim Mabes Polri mendapati 14 rumah sakit, 6 bidan dan 2 klinik menggunakan vaksin palsu. Bareskrim kini melakukan penyelidikan kasus yang sama di wilayah selain DKI, Jabar dan Banten.

"Untuk sekarang terakhir baru ada di daerah DKI, Jabar dan Banten, tapi yang baru kita buka ada di daerah DKI," ucap Kabareskrim Polri Komjen (Pol) Ari Dono dalam rapat di Komisi IX, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/7/2016).

Data Kemenkes


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ari menerangkan, proses penyelidikan atau penyidikan itu tidak bisa dibuka, karena jika dibuka maka pihak rumah sakit, bidan atau klinik bisa bersiap diri agar tak dijerat hukum.

"Ketika dibuka pasti hilang, lari. Kalau ini informasi dari 2003 itu jejak bahwa dia sudah pernah bekerja. Apakah terus ini masih didalami, mau disembunyikan, ya nggak bisa juga karena fakta demikian berbunyi," ucap Ari.

Data Kemenkes


Dia juga menuturkan bahwa proses pengungkapan ini bukan dari BPOM atau laporan masyarakat, tapi temuan Direktorat Tindak Pidana Khusus Bareskrim Mabes Polri, tepatnya di subdit yang membidangi masalah cyber, yaitu Cyber Patrol.

"Jadi ada celoteh komunikasi di dunia cyber yang mengarah kepada masalah vaksin ini. Kemudian dicek ke lapangan," ucap Ari.


(miq/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads