PKB Berharap Dukungan PAN dan Golkar Tak Harus Ditukar Kursi Menteri

PKB Berharap Dukungan PAN dan Golkar Tak Harus Ditukar Kursi Menteri

M Iqbal - detikNews
Kamis, 14 Jul 2016 12:11 WIB
PKB Berharap Dukungan PAN dan Golkar Tak Harus Ditukar Kursi Menteri
Foto: Basith Subastian/detikcom
Jakarta - Bukan tanpa sebab isu reshuffle menguat, parpol-parpol sudah mencium akan ada pergantian kursi menteri. Terutama menyusul dukungan PAN dan Golkar yang tak kunjung dikompensasi dengan jatah menteri.

Namun politisi PKB Jazilul Fawaid menilai dukungan kedua partai yang baru belakangan mendukung pemerintah itu, tak melulu harus dikompensasi dengan jatah kursi di Kabinet Kerja.

"Kompensasi kan nggak harus menteri, Pak Jokowi tahu apa yang tepat. Kita bergabung dengan Jokowi kan tanpa syarat, tapi Jokowi paham. Kita pandang sebagai bagian dari kebersamaan," ucap Jazilul kepada detikcom, Kamis (14/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jazilul belum mendengar ada rencana reshuffle dalam waktu dekat. Dia justru berharap sebaiknya tidak ada reshuffle, karena kondisi pemerintahan relatif stabil.

"Baiknya nggak usah ada reshuffle. Ini kan sedang stabil, jadi isu reshuffle memberi efek psikologis pada menteri-menteri yang sedang bekerja. Mereka menebak-nebak apakah saya akan direshuffle?," ucap pimpinan Banggar DPR itu.

Menurutnya, Presiden Jokowi tidak pernah menyatakan akan ada reshuffle, tapi hanya mengevalusi menteri yang tidak maksimal kinerjanya. Soal evaluasi ini PKB sepakat, tapi tak harus berujung reshuffle.

"Sepenuhnya reshuffle itu jadi kewenangan Jokowi, menyangkut isu-isu mudah-mudahan Presiden tak menentukan menterinya berdasarkan isu. Tapi mempertimbangkan aspek kinerja, loyalitas, dedikasi, jangan karena isu," tegas Jazilul.

(bal/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads