Polwan Cantik di Malang Ini Bantu Balita yang Sakit Saat Terjebak Arus Balik

Elza Astari Retaduari - detikNews
Rabu, 13 Jul 2016 01:45 WIB
Bripda Febby Yuanita (Foto:Dok Satlantas Polres Malang)
Malang - Arus balik lebaran di Malang, Jawa Timur, ternyata menyisakan cerita. Serupa dengan kisah seorang polisi yang membantu ibu melahirkan di Pelabuhan Ratu, di Malang juga terjadi hal yang hampir sama.

Adalah Bripda Febby Yuanita, polwan cantik yang bertugas selama masa liburan Idul Fitri. Bersama tim pengurai kemacetan, wanita yang akrab disapa Febby itu membantu seorang balita yang sempat kejang-kejang di Malang saat arus balik, Sabtu (9/7) lalu.

"Kejadiannya di dekat Pasar Lawang arah Malang. Ada mobil menepi. Kami lagi patroli pakai motor. Tiba-tiba ada tukang parkir menyetop," ungkap Febby saat berbincang dengan detikcom di Kantor Satpas Malang, Jawa Timur, Selasa (12/7/2016).

Saat itu Tim Pengurai Kemacetan Polres Malang yang bertugas menggunakan motor trail langsung bergegas menghampiri. Saat ditemukan, balita laki-laki yang sempat diinformasikan sempat kejang-kejang sudah dalam kondisi lemas.

Seketika tim patroli yang beranggotakan Bripda Febby, Ipda Yoyok, Iptu Agnis Juwita, Iptu Budi, Briptu Ayu P, Briptu Anisa, dan Aipda Sri langsung bergerak cepat. Mereka membawa balit yang sakit berserta ibunya dengan motor ke rumah sakit terdekat. Sebab lalu lintas di lokasi kala itu sedang macet.
Tim Pengurai Kemacetan Polres Malang (Foto: Dok Satlantas Polres Malang)

"Bayi sudah lemes mata sudah lihat ke atas. Karena macet, ibu sama anaknya dibonceng naik motor. Jalannya sampai lewat makadam (bahu) jalan yang berbatu-batu," kisah wanita berusia 20 tahun tersebut.

Beruntung Febby dan timnya segera memberikan pertolongan. Sebab ketika mereka meninggalkan rumah sakit, sang anak sudah sadar dan langsung mendapat pertolongan dari dokter.
Tim Pengurai Kemacetan Polres Malang saat bawa korban ke rumah sakit (Foto: Dok Satlantas Polres Malang)

"Sepertinya dehidrasi, kemungkinan gitu. Sampai di RS sudah sadar, anaknya gemetaran. Bapaknya sempat berkaca-kaca. Ibunya mengucapkan terima kasih karena sudah dibantu," ucap Febby.

Tak hanya itu, Tim Pengurai Kemacetan Polres Malang juga beberapa kali memberikan bantuan kepada pengendara selama arus mudik dan balik. Seperti saat ada sebuah mobil yang mengeluarkan asap dan membuat penumpangnya panik.

"Ada mobil keluar asap, mereka menepi. Penumpang pada keluar, anak-anak kecil nangis. Setelah dicek kampas koplingnya terbakar. Sudah keluar asap banyak," kata polwan cantik ini.

Kasat Lantas Polres Malang AKP Bobby Adhimas menyatakan Tim Pengurai Kemacetan memang tugas utamanya berpatroli selama masa libur lebaran. Khususnya saat arus mudik dan balik. Tak hanya untuk mengurai kemacetan, setiap polisi di jajarannya juga bertugas untuk membantu dan memberikan pelayanan bagi masyarakat.
Kasat Lantas Polres Malang AKP Bobby Adhimas (Dok. Satlantas Polres Malang)

"Tapi arus mudik sekarang nggak sepadat tahun lalu. Karena mungkin berbarengan dengan libur anak sekolah kenaikan kelas. Banyak yang mungkin milih untuk ngurusin sekolah anaknya dulu," tutupnya. (ear/rii)