"Sudah dipikirkan jauh-jauh hari tapi kan tidak perlu diumumkan jauh-jauh hari juga. Kita tunggu saja," ucap Pratikno di kantornya, komplek Istana, Jakarta Pusat, Selasa (12/6/2016).
Pratikno menyadari bahwa isu reshuffle sudah bergulir lama, terutama setelah PAN menyatakan dukungannya sebagai partai pendukung pemerintah. Beberapa kali mencuat, isu reshuffle ini juga selalu menguap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal spekulasi reshuffle dilakukan besok usai pelantikan Kapolri di Istana, Pratikno membantah. Menurutnya agenda besok hanya tunggal pelantikan Kapolri Komjen Tito Karnavian yang selanjutnya berpangkat jenderal.
"Ya nanti tunggu saja kalau reshuffle, Pak Presiden juga kalau akan melakukan reshuffle biasanya juga tidak terlalu direncanakan," kata Pratikno.
(bal/rni)










































