Siapa Kader Golkar dan PAN yang Bakal Duduk di Kabinet?

Siapa Kader Golkar dan PAN yang Bakal Duduk di Kabinet?

Indah Mutiara Kami - detikNews
Selasa, 12 Jul 2016 18:57 WIB
Siapa Kader Golkar dan PAN yang Bakal Duduk di Kabinet?
Reshuffle kabinet (Foto: Ilustrasi oleh Andhika Akbarayansyah)
Jakarta - Isu reshuffle kabinet menguat dan kabarnya akan berbarengan dengan momen pelantikan Kapolri. Dua partai yang belakangan mendukung pemerintah, PAN dan Golkar, dikabarkan akan mendapat kursi di kabinet.

"Kabarnya begitu (Golkar dan PAN masuk) namun parpol pendukung pemerintah menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden," kata Sekjen PPP Arsul Sani saat berbincang, Selasa (12/7/2016).

Dukungan Golkar dan PAN ke pemerintah memang menyusul. PAN mendeklarasikannya pada September 2015 sementara Golkar mengesahkan dukungan di Munaslub pada Mei 2016 lalu. Namun, dua partai ini belum masuk di kabinet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak isu reshuffle kabinet mengemuka, ada beberapa nama kader PAN dan Golkar yang disebut-sebut bakal jadi menteri. Di antaranya adalah Sekjen Golkar Idrus Marham dan Ketua Fraksi PAN Mulfachri Harahap. Ada pula beberapa nama yang lain.

Idrus Marham saat disinggung soal reshuffle, menyatakan bahwa Partai Golkar mendukung pemerintah tanpa syarat. Golkar pun tidak akan ikut campur.

"Kita tidak pernah bicara masalah itu. Kita serahkan ke presiden. Kita tidak bisa ikut cawe-cawe," kata Idrus Marham dalam perbincangan, Senin (11/7/2016).

Sementara itu, PAN mengakui sudah menyiapkan sejumlah nama kader untuk menjadi menteri. Namun, nama-nama itu tidak diungkap.

"Dari dulu PAN memang sifatnya menunggu saja. Karena itu hak prerogatif, kalau diajak kami sudah siapkan kader," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto dalam perbincangan, Selasa (12/7/2016).

(Baca juga: Novanto: Jokowi Tahu Mana Menteri yang Baik dan yang Kurang)

Yandri mengatakan bahwa dukungan PAN ke pemerintah tanpa syarat. Oleh sebab itu, bila tidak diajak masuk kabinet pun PAN terima saja.

"Kalau tidak diajak, PAN tetap dukung pemerintah," ujarnya.

Pada akhirnya, tentu keputusan ada di tangan Presiden Joko Widodo. Momen pelantikan Kapolri yang disebut-sebut akan berbarengan dengan reshuffle kabinet itu sendiri akan berlangsung esok hari, Rabu (13/7). (imk/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads