Rumah Orang Tua Arsyad di Ciracas Kosong dan Digembok

Rumah Orang Tua Arsyad di Ciracas Kosong dan Digembok

Ahmad Ziaul Fitrahudin - detikNews
Selasa, 12 Jul 2016 18:14 WIB
Rumah Orang Tua Arsyad di Ciracas Kosong dan Digembok
Foto: Kediaman orang tua Arsyad/Ziaul/detikcom
Jakarta - Arsyad alias Imen sudah ditetapkan sebagai tersangka pencabulan dan penculikan anak oleh Polresta Depok. Status itu dia dapat setelah menculik seorang bocah dan mencoba mencabulinya.

Ditengok di kediaman orang tuanya Jl H Jum No 30k, RT 09/RW 01, Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (12/7/2016) tak tampak siapa pun. Rumah kecil itu bahkan digembok dengan gordin tertutup rapat.

Tetangga tak ada yang mengetahui ke mana keluarga Arsyad pergi. Mereka hanya menyebut Arsyad sudah jarang tinggal di rumah itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi katanya pergi ke Bogor, tapi tidak tahu ke mananya," kata salah seorang tetangga yang enggan menyebutkan namanya.

Sepengetahuan dia, Arsyad adalah orang yang pendiam. Sehingga tak ada yang tahu persis bagaimana keseharian Arsyad.

"Setelah kasus penghinaan ke Presiden Jokowi, dia sempat jadi tukang sate lagi. Kemudian setelah itu jadi tukang angkat galon," ujar tetangga tersebut.

(bag/bag)


Berita Terkait